LiputanIslam.com – Protes besar-besaran atas eksekusi yang dilakukan Arab Saudi terhadap Syaikh Nimr Baqir al-Nimr terjadi di Baghdad, Irak. Protes ini bukan hanya dihadiri oleh masyarakat setempat, melainkan tentara Irak pun turut berbaris dan berunjuk rasa.

Dari sebuah memo yang bocor ke media, disebutkan bahwa rezim Arab Saudi telah menyadari sepenuhnya bahwa eksekusi terhadap 47 orang, termasuk ulama Syiah ini akan menimbulkan guncangan global. Menurut surat yang ditulis oleh direktur layanan keamanan Saudi sebelum eksekusi, pasukan di kerajaan diperintahkan untuk membatalkan liburan dari 31 Desember dan hari-hari selanjutnya Mereka diperintahkan untuk melaksanakan tindakan pencegahan maksimalsampai pemberitahuan lebih lanjut, seperti dilaporkan The Independent.

Meski telah mengetahui dampak yang akan timbul, tetapi Arab Saudi tetap melakukan eksekusi yang mengguncang dunia. Jadi, apa sebenarnya motif di balik eksekusi masal ini? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL