Banten, LiputanIslam.com —  Acara yang hendak dilangsungkan pendukung teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah, akhirnya gagal total. Warga setempat menggerebek mereka saat melakukan pertemuan tertutup di salah satu gedung di Cipare, Serang, Banten, Sabtu, 9 Agustus 2014.

Dari video ini, terlihat para prianya berpakaian serba hitam, bercelana gantung  dan menggunakan kopiah. Sedangkan yang wanita  menggunakan gamis lebar , dan  bercadar. Mereka akhirnya bubar, dan saat  hendak dimintai keterangan, puluhan anggota itu tidak ada yang mau membuka mulut. Warga juga menemukan logo ISIS pada kendaraan bermotor yang dibawa mereka.

Jika di Banten kelompok ini gigit jari, maka lain lagi halnya dengan kejadian di Bandung. Pihak kepolisian telah mengamankan empat orang yang diduga telah memasang spanduk dukungan terhadap kelompok ISIS di lingkungan kampus ITB tepatnya di Jalan Ganesa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

“Spanduk itu dipasang empat hari lalu, sekarang sudah tidak ada kita amankan. Isi spanduknya mengenai dukungan terhadap ISIS,” jelas Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, Sabtu, 9 Agustus 2014 seperti dilansir Sindonews.

Mashudi mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan empat orang yang diduga telah mengibarkan spanduk tersebut sejak Jumat 8 Agustus. “Mereka diserahkan oleh masyarakat. Oleh ketuanya sendiri. Dari kelompok inisialnya G,” timpalnya.

Saat ini pihaknya masih terus mengembangkan motif dari pemasangan spanduk tersebut. Mengingat saat ini keberadaan ISIS telah dilarang berkembang di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan konsep NKRI. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL