Hollande performs sword dance under Saudi flagHollande performs sword dance under Saudi flagHollande performs sword dance under Saudi flagHollande performs sword dance under Saudi flag

LiputanIslam.com — Presiden Perancis  Francois Hollande melakukan atraksi  “tarian pedang” saat megunjungi Arab Saudi pada bulan Januari silam.

Tari pedang sendiri bisa ditemui di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Tarian ini  menekankan pada gerakan aktraktif menggunakan pedang dalam menyerang maupun menangkis serangan lawan. Asal tari pedang sendiri dipercaya dilakukan oleh para kesatria sebagai motivasi untuk  mendatangkan semangat perang sebelum turun dalam kancah peperangan yang sebenarnya. Tarian ini diharapkan dapat menambah keyakinan mereka bahwa mereka harus menang dalam menahan serangan maupun dalam menyerang lawannya.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan tarian pedang, terlepas dari siapa yang memainkannya. Namun melihat penari ini adalah Presiden Perancis, dan dilakukan di Arab Saudi – tentunya akan membuat miris, karena kenyataannya, kedua negara ini adalah dalang dari pemberontakan di Suriah yang telah berlangsung tiga tahun lebih.

Free Syrian Army, salah satu kelompok pemberontak, kini  menggunakan bendera berwarna hijau, hitam, putih dengan tiga bintang di tengah-tengah,  sebagaimana bendera Suriah saat masih berada di bawah mandat Perancis. Hal ini seolah menegaskan, kepada siapa sesungguhnya mereka bekerja.

Sedangkan andil Saudi dalam mendestabilisasi Suriah dan negara Timur Tengah lainnya tidak perlu ditanya lagi. Baik Suriah maupun Irak, negara yang menjadi medan “jihad” bagi teroris yang dibiayai Arab Saudi, hingga kini pembantaian demi pembantaian adalah pemandangan yang biasa terjadi setiap hari.

Mungkinkah, Hollande tengah menunjukkan secara tersirat, bahwa bersama dengan Saudi, ia mengayunkan pedangnya untuk menebas rakyat Suriah? (ba)

Sumber foto: Al-Alam News

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL