Oleh: Joserizal Jurnalis

Tahun 2006, saya sempat membawa misi kemanusiaan ke Lebanon, terutama Lebanon Selatan. Misi ini berkaitan dg perang Hizbullah melawan Israel yang berlangsung lebih kurang 34 hari.

Dalam rombongan yang saya bawa, selain relawan kemanusiaan, juga ada wartawan dan para ustadz dengan berbagai aliran.

Saat itu saya menyaksikan beberapa tank Israel yang hancur di Lebanon Selatan. Saya juga menyaksikan bagaimana harmonisnya hubungan Hamas yang Sunni dengan Hizbullah yang Syiah. Mereka saling bantu.

Tapi di Tanah Air dihembuskan bahwa hubungan Hamas dengan Hizbullah itu hanya pura-pura oleh kelompok tertentu.

Baru-baru ini, (Desember 2015) saya bersama dr. Rizky Adriansyah SpA (Konsultan Kardiologi) berkesempatan berkunjung ke Lebanon Selatan, terutama ke Museum Perang Hizbullah.

Setelah menyaksikan apa yang ada di museum ini, tentu sulit untuk mengatakan bahwa perang Hizbullah melawan Israel adalah perang pura-pura. Dan sudah barang tentu, Israel juga tidak mau disebut perangnya dengan Hizbullah adalah perang pura-pura karena kerugian dan korban di pihak mereka juga banyak. (LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL