LiputanIslam.com—Pada pekan lalu, Republik Islam Iran menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Internasional Dukungan untuk Intifada Palestina di Teheran. Konferensi yang dibuka pada Selasa (21/02) itu dihadiri sekitar 700 tamu asing dari 80 negara dan perwakilan organisasi pro-Palestina.

Konferensi dibuka oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei. Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa semua negara Muslim memikul tanggung jawab untuk mendukung perjuangan Palestina, yang seharusnya menjadi sumber persatuan dunia Islam.

“Terlepas dari perbedaan yang ada di antara negara-negara Islam—sejumlah perbedaan yang alami, sejumlah lainnya berasal dari plot musuh dan sisanya adalah karena kelalaian—masalah masalah Palestina dapat dan harus menjadi poros persatuan untuk semua negara-negara Islam,” tegas Ayatullah Khamenei.

Ayatullah Khamenei menambahkan, prioritas utama dunia Islam dan semua pihak yang berjuang untuk kebebasan di seluruh dunia adalah perjuangan Palestina dan persatuan untuk mendukung tujuan itu.

Deklarasi Peserta Konferensi

Pada hari terakhir konferensi, Rabu (22/2/2017),  para peserta membacakan deklarasi yang menegaskan pentingnya untuk menjaga isu Palestina sebagai prioritas pertama dunia Islam, negara-negara Arab, dan warga dunia sahabat Palestina, untuk membebaskan sepenuhnya bumi Palestina.

Disebutkan juga bahwa persatuan rakyat Palestina dan penerimaan opsi Muqawama sebagai satu-satunya cara untuk merealisasikan hak-hak legal mereka, di mana mereka telah membuktikan kesuksesannya dalam membebaskan Lebanon selatan dan Jalur Gaza serta kekuatan pencegahan terhadap musuh adalah  penting.

“Barisan umat Islam dan bangsa-bangsa penuntut kebebasan untuk membantu rakyat tertindas Palestina harus dipadukan,” tegas deklarasi tersebut.

Ditegaskan pula bahwa Intifada dan Muqawama rakyat Palestina terutama kebangkitan saat ini, merupakan satu-satunya cara yang efektif untuk menghadapi penjajahan rezim Zionis.

Para peserta konferensi menegaskan kelanjutan upaya untuk mengakhiri tujuh dekade penjajahan Israel, integritas teritorial “Palestina yang bersejarah” dari laut hingga sungai dan pembentukan pemerintahan Palestina dengan ibukota al-Quds.

Mereka juga menuntut masyarakat dunia untuk menekan rezim Zionis agar mengakhiri perilaku anti-kemanusiaannya termasuk mengakhiri blokade Gaza.

Delegasi Indonesia

Indonesia juga berpartisipasi dalam konferensi ini dengan mengirimkan delegasi yang dipimpin oleh Mahfudz Siddiq, anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera.

“Saat ini situasi dunia Islam sangat sulit. Negara-negara di Timur Tengah disibukkan oleh peperangan, sementara Muslim di Eropa dan Amerika sedang menghadapi tantangan baru politik diskriminasi,” kata Mahfudz di Teheran, Iran, Selasa (21/2).

Dia menambahkan bahwa Israel tak akan berhenti hingga terwujudnya “Imperium Israel Raya” yang meliputi sebagian besar wilayah Timur Tengah. “Itu impian dan doktrin mereka sejak 1917. Apalagi pemerintah Amerika Serikat di bawah Trump makin menegaskan dukungannya atas kepentingan Israel,” kata Mahfudz.

Politikus PKS ini juga mengapresiasi upaya Iran mengangkat isu pembangunan permukiman ilegal di Palestina oleh pihak Israel pada konferensi di Teheran.

“Meskipun masalah ini tidak bisa diselesaikan dengan konferensi, setidaknya konferensi ini menjadi sarana bagi semua negara peserta untuk menyamakan dan menyatukan sikap terhadap kolonialisasi yang berlanjut di tanah Palestina. Selanjutnya dibutuhkan aksi nyata semua pihak untuk menghentikan agresi zionis ini,” tegas Mahfudz.

Realitas menunjukkan bahwa pembelaan terhadap Palestina semakin kendor, seiring dengan semakin memanasnya berbagai konflik  di Timur Tengah, terutama Suriah. Front-front yang dulu konsentrasi melawan Israel, kini dipecahkan perhatiannya untuk melawan milisi-milisi bersenjata yang membawa jargon-jargon jihad. Konferensi di Teheran ini merupakan upaya untuk mengembalikan fokus dunia pada satu-satunya bangsa yang masih terjajah di era modern ini, Palestina. (dw/ABNA)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL