Maulid Nabi di Smesco

Acara Maulid di Gedung Semsco

Jakarta, LiputanIslam.com — Kendati Indonesia tengah memasuki musim hujan dan udara cukup dingin, namun peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan di Gedung Smesco, Minggu, 18 Januari 2015 terasa begitu hangat. Ribuan pecinta Rasulullah Saw dari berbagai tempat berkumpul dan menjadi satu, melantunkan shalawat dan puja puji, mengenang keagungan akhlaknya semasa membimbing ummat manusia dari kegelapan menuju cahaya.

Perayaan maulid ini menghadirkan berbagai tokoh nasional terkemuka, seperti Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Professor Nasarudin Umar, Ir. Rusli Malik, Dr. Haidar Bagir, Professor Abdul Hadi WM, dan Dr. Zainal Arifin Mochtar.

Acara dimulai dengan pengesahan deklarasi Gerakan Cinta Rasul (GENCAR) oleh Menteri Khofifah. GENCAR ini digagas oleh Pengajian Al-Qur’an al-Barru, sebuah komunitas di Bantar Gebang yang tingkat kepedulian sosialnya sangat tinggi kepada kaum mustadhafin.

“GENCAR merupakan perbuatan yang mulia. Untuk melaksanakan ajaran Islam, diperlukan kecintaan kepada Rasulullah. Selain itu, harus berani membela yang benar,” puji Khofifah.

Ahok: Nabi Muhammad Begitu Agung dan Sempurna

Basuki Tjahaja Purnama, yang hadir sebagai pembicara, juga tak mampu menyembunyikan kekagumannya terhadap Nabi. “Manusia manapun tidak bisa dibandingkan dengan Nabi Muhammad karena dia begitu agung, begitu sempurna,” ujar pria yang biasa disapa Ahok ini.

Ahok Kopiaj“Bahkan jika saya bandingkan dengan Nabi Isa, Nabi Muhammad lebih besar karena Nabi Isa tidak pernah memimpin sebuah (semacam) pemerintahan,” tambahnya lagi.

Ahok juga mengenang kisah keteladanan Nabi Muhammad yang ia baca sewaktu masih bersekolah. “Waktu saya sekolah saya juga ketemu kisah yang sangat menarik. Makanya Nabi Muhammad itu betul-betul berbeda. Saya pikir sekelompok orang yang begitu sadis seperti ISIS atau apa-lah saya pikir mereka betul-betul tidak mengerti istilah rahmatan lil ‘alamin atau sama sekali nggak pernah denger mereka itu,” kenang Ahok.

“Saya paling terkesan dengan cerita itu tentang Nabi Muhammad yang ditulis entah di opini koran atau apa saya lupa, ceritanya begini. Nabi Muhammad selalu shalat, dan ada orang Yahudi yang lemparin sama kotoran. Sahabat-sahabat Nabi marah dan menawarkan diri untuk balas dendam, tapi kata Nabi, tidak! Sampai suatu hari orang Yahudi itu tidak datang lagi. Lalu Nabi menanyakan kenapa orang Yahudi itu tidak datang lagi mengganggu Nabi shalat dengan melempari kotoran, ternyata orang Yahudi tadi sedang sakit. Lalu Nabi Muhammad justru datang membesuk Yahudi tadi. Inilah rahmatan lil ‘alamin. Inilah Islam Indonesia seperti yang saya kenal waktu masa-masa sekolah. Kita terakhir-terakhir ini saja banyak Islam yang nggak jelas,” tambah dia.

Talkshow sesi pertama terasa semarak dengan suguhan tari saman dan stilomatic video Rasulullah, yang dilanjutkan live musik oleh Qisa Group. Shalawat nan syahdu juga dilantunkan oleh Haddad Alwi bersama-sama dengan kelompok belajar Ar-Rahmah Bantar Gebang.

Sekjen Hizbullah

Sekjen Hizbullah

Haidar Bagir: Hizbullah, Pejuang Penerus Rasulullah

Seusai ishoma (istirahat, sholat, makan) acara dilanjutkan dengan talkshow sesi kedua. Haidar Bagir menyampaikan pendapatnya seputar keunggulan pemuda yang kuat namun masih lembut hatinya, cerdas dan menguasai teknologi serta tangkas dan gesit gerakannya. Dikisahkannya, dulu Rasulullah menunjuk jenderal usia 18 tahun untuk memimpin sebuah pasukan melakukan peperangan atas sebuah pemberontakan di perbatasan Syam.

“Saat ini, Hizbullah yang bermarkas di Lebanon dan membantu kaum mustadhafin juga merupakan pemuda dengan kriteria Rasulullah,” jelasnya.

Seperti diketahui, di satu sisi Hizbullah adalah kelompok muqawwama yang begitu disegani di kawasan Timur Tengah. Setelah berhasil mengalahkan Israel dalam perang 33 hari pad atahun 2006, Hizbullah kembali menunjukkan ketangguhannya di Suriah. Bersama pasukan Suriah, pejuang Hizbullah bahu membahu dalam melawan kelompok teroris takfiri yang telah menebar teror selama kurang lebih empat tahun lamanya.

Namun di sisi lain, Hizbullah adalah pejuang kemanusiaan yang begitu welas asih kepada sesama. Dalam berbagai pertempuran, seperti yang diungkapkan Sekjen Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrullah, pejuang Allah ini rela syahid demi melindungi rakyat sipil. Tidak pernah sekali-sekali Hizbullah mengeksekusi warga, seperti yang biasa dilakukan oleh kelompok teroris takfiri seperti ISIS.

Joulia Boutros

Joulia Boutros

Tak hanya di medan perang, Hizbullah juga turun tangan untuk menolong penduduk yang tengah kesulitan. Itulah sebabnya, rakyat Lebanon begitu mencintai Hizbullah. Bahkan Julia Boutros, seorang penyanyi pemeluk agama Kristen, berulang kali menyatakan kecintaannya kepada Hizbullah yang ia tuangkan dalam lirik-lirik lagu.

“My loves one…because of you, the land and prisoners will be liberated. Because of your fist and passion, the home and honor will be protected,” demikian lirik lagu Julia yang begitu menyentuh.

Sebelum acara berakhir pukul 17.00, Ketua Panitia Ir. Rusli Malik merangkum pesan-pesan yang disampaikan oleh para narasumber. Dengan teladan Nabi Muhammad Saw, semoga persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bisa terwujud. Aamiin. (Bima/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL