82291367-71139129Teheran,LiputanIslam.com-Terkait dampak polusi udara dan suara atas kemandulan pria, anggota Dewan Ilmiah Universitas Ilmu Kedokteran Teheran mengatakan, para pria yang tinggal di kota-kota industri lebih beresiko menderita kemandulan.

Dalam wawancara dengan IRNA, Dr. Hamed Akhavizadegan menjelaskan, orang yang beraktifitas di lingkungan kerja yang panas juga terancam mandul. Begitu pula yang bekerja di lingkungan penyulingan minyak, pabrik sepatu, lem, atau bahan-bahan kimia.

“Faktor-faktor lingkungan memang tak bisa menyebabkan kemandulan dengan sendirinya. Namun, jika ditambah sejumlah faktor lain, hal-hal ini juga bisa mengakibatkan kemandulan,”tuturnya.

Jarak Antara Perkawinan dan Kelahiran Pertama

Dr. Akhavizadegan menyinggung sejumlah pasangan suami-istri yang terlambat memiliki anak. Dia mengatakan, sebagian pasangan baru merencanakan punya anak setelah kehidupan ekonomi mereka stabil.

“Oleh karena itu, jarak antara perkawinan dengan kelahiran anak pertama kadang mencapai 6-7 tahun. Jarak antara perkawinan dan keputusan untuk memiliki anak pertama sangat penting. Jika suami-istri ingin mencegah kehamilan dalam jangka waktu panjang, sebaiknya mereka merujuk ke dokter agar yakin kelak tak ada kesulitan untuk bisa hamil.”

Anggota Dewan Ilmiah Universitas Teheran ini juga menyinggung selisih waktu antara satu kelahiran dengan kelahiran berikutnya. Menurutnya, jika para ibu tidak memerhatikan hal ini, mereka akan kekurangan sejumlah vitamin seperti kalsium dan zat besi hingga beresiko terkena osteoporosis.

Dr. Akhavizadegan menganjurkan agar jarak antara satu anak dengan anak lain lebih dari 2 tahun. “Jika kurang dari 2 tahun, dikhawatirkan anak pertama belum cukup mendapat asupan ASI dari sang ibu,”jelasnya.

HP dan Kemandulan

Dr. Akhavizadegan juga menghimbau kaum pria lebih berhati-hati dalam menggunakan telepon genggam dan laptop.

“Berdasarkan penelitian, jika telepon genggam digunakan lebih dari 4 jam sehari, ini akan berdampak pada produksi sperma dan meningkatkan risiko kemandulan. Dampak serupa juga bisa terjadi jika pria menggunakan laptop dengan cara disangga di atas paha,”pungkasnya.(af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL