Kucing-dan-anak-anakLiputanIslam.com — Hewan peliharaan kesayangan, selain membawa kegembiraan bagi keluarga, juga berisiko membawa kuman penyakit yang dapat menginfeksi manusia. Adapun hewan peliharaan itu diantaranya adalah:

Kucing

Infeksi yang paling sering disebabkan oleh kucing adalah infeksi dari cakaran kucing yang disebabkan oleh bakteri Bartonella, atau dikenal dengan cat scratch disease. Area yang terkena cakaran akan membengkak atau melepuh, dan penderita akan merasakan demam serta pegal otot.

Kucing (juga anjing dan hewan ternak), juga merupakan pembawa parasit T. Gondii yang merupakan penyebab toksoplasmosis. Parasit terdapat dalam feses kucing yang terinfeksi. Masalahnya, Anda tak akan tahu si kucing pembawa penyakit ini karena tak menimbulkan gejala. Sangat dikhawatirkan bila parasit menginfeksi perempuan hamil karena dapat menyebabkan cacat pada janin.

Reptil

Ada kemungkinan manusia tertular infeksi Salmonella dari reptil seperti ular. Itu dikarenakan reptil membawa kuman di kulitnya dan dan di fesesnya. Infeksi Salmonella menyebabkan demam, muntah, sakit perut dan diare. Jadi tak perlu mencium reptil piaraan Anda dan selalu cuci tangan dengan sabun tiap kali Anda menyentuhnya.

Anjing

Basmi caplak yang Anda temukan menempel pada anjing Anda. Sebab, caplak bisa membawa penyakit Lyme baik pada anjing maupun pada manusia. Gejalanya mirip flu seperti demam dan linu persendian. Dan karena Indonesia belum bebas rabies  (bisa menyerang anjing dan manusia), maka Anda perlu juga waspada terhadap penyakit yang satu ini.

Hamster

Jenis hewan pengerat seperti hamster dan marmut bisa membawa virus dan bakteri yang mungkin menginfeksi manusia. Virus terdapat dalam urin dan feses hewan pengerat, yang bisa menular pada manusia lewat udara. Salah satu virus yang rawan ditularkan oleh hewan pengerat adalah hantavirus yang jika menginfeksi manusia gejalanya mirip demam berdarah. Penyakit lain yang bisa ditularkan lewat kotoran si hamster atau marmut adalah leptospirosis dengan gejala demam tinggi serta nyeri sendi. (ba)

Sumber tulisan: Parenting.co.id

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL