Jakarta, LiputanIslam.com-– Ingin mengubah penampilan ruangan rumah (make over) Anda tanpa biaya besar dan praktis? Jawabannya, bisa! Anda tinggal memanfaatkan barang-barang lama yang ada di rumah.

Sigit Antoro, arsitek dari PT Jingga Saffron Artistika menyarankan, barang-barang lama yang ada dimunculkan dengan tampilan berbeda. Misalnya, dandang nasi yang sudah tak terpakai, bisa dijadikan aksen manis di ruang tamu sebagai pot tanaman hidup.

Sigit juga mencontohkan pemakaian tirai jendela, yang selama ini hanya menggunakan gorden berlapis vitrase, dan dilengkapi relnya. Padahal, menurut Sigit, gorden bisa diganti dengan selehai selendang atau kain antik pemberian nenek, untuk dijadikan tirai.

“Tak perlu pakai rel lagi, ganti saja dengan kayu. Ruangan dijamin tampil beda dengan pemanis tirai ini. Dinding yang semula polos lalu dipasangi lukisan, pasti akan terlihat hidup dan semarak. Atau, memasang taplak dan karpet bergambar unik di dinding,” tutur Sigit seraya menyebutkan penambahan elemen lampu sudut bisa menghangatkan suasana.

 

Rotasi Barang Lama
Sigit pun mengingatkan, masih banyak orang terjebak saat melakukan make over, berarti harus merombak banyak ruang. Padahal, imbuhnya, hal itu tak perlu dilakukan. Hanya dengan menukar barang seperti bantal, kursi, atau lainnya saja, rumah sudah akan terlihat berbeda.

“Semua yang ada di rumah tinggal dirotasi saja letaknya. Misalnya, yang tadinya ada di kamar tidur, dipindah ke ruang tamu, atau sebaliknya. Bisa juga menambahkan barang yang semula hanya disimpan lama di gudang. Saya yakin, suasana rumah pasti akan berganti lain.”

Terkadang, merombak ruangan akan membuat fungsi ruang pun ikut menjadi lain. Misalnya, Sigit mencontohkan, ruang tidur yang terasa sempit, ternyata masih bisa ditambah satu kursi. Selain tempat istirahat, kamar bertambah fungsinya menjadi ruang baca. Apalagi jika ditambah lampu dan meja kecil untuk meletakkan buku-buku bacaan, ruangan pasti akan menjadi semakin manis.

Selain untuk berganti suasana, kata Sigit, make over pun dilakukan karena adanya kebutuhan sang penghuni yang berubah. “Yang semula tak butuh ruang kerja, jadi butuh karena ada aktivitas yang perlu didukung ruang tadi. Jika tak ada ruang lagi, cukup tempatkan meja dan kursi di kamar tidur, agar sekaligus menjadi ruang kerja kecil,” saran Sigit.

Bahkan, Sigit menambahkan, toilet pun bisa diubah pula menjadi ruang baca, dengan meletakkan berbagai macam buku di salah satu sudutnya. Intinya, tak perlu ada penambahan biaya yang luar biasa untuk make over rumah. Cukup gali kreativitas, dan “putar-putar” saja letak barang yanga da. “Sama halnya seperti pakai baju, make over rumah juga perlu usaha mix and match agar mendapatkan suasana beda dan baru.”

Arsitek yang tinggal di kawasan Jatibening ini pun mengaku rajin merotasi barang-barang di rumahnya, yang luas tanahnya 150 m dan luas rumahnya 60 m, setiap 6 bulan sekali agar tak bosan.

Dan satu hal lagi, lanjutnya, jangan lupa untuk menambahkan aksen tanaman hidup di dalam rumah. “Tanaman bisa memberi efek dramatis, kesan lapang dan luas. Apalagi jika salah satu sudut tanaman tadi terkena cahaya lampu yang sengaja diletakkan di sebelahnya, pasti akan memberikan efek dramatis yang berasal dari dari bayangan daun-daunnya,” pungkas Sigit. (ra/kompas)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL