jaheLiputanIslam.com–Alam telah menyediakan berbagai jenis tumbuhan yang sangat bermanfaat. Siapa sangka, penyakit kanker pun bisa diseumbuhkan oleh jahe? Bahkan, terapi dengan menggunakan jahe disebut lebih ampuh daripada kemoterapi.

Hasil penelitian American Association for Cancer Research menunjukkan bahwa ketika bubuk jahe digunakan untuk mengobati sel kanker, sel-sel tersebut mati dengan sendirinya. Dalam istilah medis ini disebut apoptosis (bunuh diri sel kanker). Ketika diberi jahe, sel-sel bahkan menyerang satu sama lain, yang disebut autophagy.

Studi lain menunjukkan kemampuan jahe untuk melawan kanker ovarium. Menurut studi tersebut, jahe menghambat pertumbuhan dan memodulasi sekresi faktor angiogenik pada sel kanker ovarium. Penggunaan agen makanan seperti jahe mungkin memiliki potensi dalam pengobatan dan pencegahan kanker ovarium.

Jahe juga telah terbukti menyembuhkan kanker prostat. Dalam penelitian yang diterbitkan The British Journal of Nutrition, disebutkan ekstrak jahe (Zingiber officinale) membunuh sel-sel kanker prostat manusia, sementara sel-sel prostat yang sehat tetap aman. Ekstrak jahe terbukti mengecilkan ukuran tumor prostat hingga 56%

Uniknya, jahe tidak memiliki toksisitas bila dikonsumsi bahkan dalam dosis tinggi, dan tidak menyebabkan orang menderita efek samping. Ini berbeda dengan kemo dan radiasi yang menimbulkan efek samping yang sangat tidak nyaman, antara lain mual dan rambut rontok.

Penelitian di China yang dilakukan pada November 2013 mengungkap jahe mengandung zat bernama 6-Shagaol yang ditengarai mampu membunuh sel kanker, antara lain sel kanker paru-paru, kanker ovarium, dan kanker payudara. Dalam berbagai penelitian yang dilakukan untuk mencari obat alternatif dalam menyembuhkan kanker, zat 6-Shagaol menunjukkan kemampuan yang hebat dan terbaik di antara semuanya. Yang paling penting adalah zat ini tak menyebabkan kerusakan sampingan pada sel yang normal. (fa/naturalscience.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*