Jakarta, LiputanIslam.com—Dalan gelaran Piala Dunia tahun ini, timnas Argentina dan pemain bintangnya, Lionel Messi, kalah dalam pertandingan. Kekalahan ini membuat penggemar mereka sedih berlarut-larut, sehingga mencapai titik stres yang berbahaya.

Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth, menyebut sedih saat tim idola gagal meraih kemenangan adalah emosi yang sangat bisa dipahami. Namun bukan berarti boleh berlebihan.

“Namun kalau sampai membuat stres berlebihan dan kehidupan terganggu, ini tidak sehat,” katanya.
Dibanding berlarut-larut dalam kesedihan, Veronica lebih menyarankan untuk memiliki mindset yang sehat. Antara lain dengan membangun pemikiran positif.

“Buatlah stress anda menjadi sesuatu yang produktif dan berarti,” saran Veronica.

Membuat hashtag tertentu, membuat tulisan dan sebagainya, bisa dilakukan untuk mengurangi kesedihan. Yang penting menurutnya, adalah selalu menomorsatukan etika dalam bersikap dan berperilaku.

“Hindari perilaku distruktif, agresif, dan tidak sopan. Hal ini tidak membangun dan hanya akan memperburuk atau memperparah kondisi yang harus dihadapi idola,” pesannya. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*