internetJakarta, LiputanIslam.com—Menjelajahi internet sampai berjam-jam tiap harinya dapat dianggap kecanduan. Meski demikian, penelitian terbaru yang dilakukan McMaster University di Ontario, Kanada, mengungkap kecanduan pada internet bisa berarti gangguan mental yang ‘terselubung’, apalagi bila terjadi terhadap anak kuliahan.

Peneliti mendapatkan fakta ini setelah mengamati penggunaan internet pada 254 mahasiswa baru di McMaster University. Untuk evaluasinya, mereka memakai dua metode untuk mengukur tingkat adiksi partisipan, yaitu dengan Internet Addiction Test (IAT) dan metode baru buatan mereka sendiri.

“Ini karena penggunaan internet dalam kurun beberapa tahun terakhir mengalami perubahan drastis, jadi kami khawatir kuesioner IAT kurang bisa menganalisis kecenderungan penggunaan internet pada masyarakat modern. Takutnya malah salah diagnosis,” kata ketua tim peneliti, Dr Michael Van Ameringen.

Kemudian tim peneliti membandingkannya dengan kesehatan mental partisipan, termasuk apakah mereka memperlihatkan gejala impulsif, depresi, cemas (ansietas) dan stres.

Hasilnya tidak mengejutkan, sebab sebagian besar partisipan yang kecanduan internet dilaporkan kesulitan untuk mengendalikan dirinya ketika melakukan video streaming atau menggunakan media sosial dan chatting.

Di sisi lain, rutinitas harian mereka rata-rata tidak terselesaikan dengan baik. Namun yang paling menonjol adalah gejala depresi, kecemasan dan impulsivitas yang mereka perlihatkan. Orang-orang ini juga sulit untuk memperhatikan satu pekerjaan atau suatu hal, apalagi bila diminta merencanakan sesuatu. Manajemen waktu mereka pun kacau.

“Ini bisa jadi petunjuk jika kita menangani orang-orang dengan indikasi kecanduan, karena faktanya mungkin mereka mengalami gangguan kecemasan atau depresi,” simpul Ameringen seperti dilaporkan CBS News.

Dengan kata lain, penggunaan internet yang berlebihan biasanya hanyalah semacam ‘penyamaran’ dari gangguan psikis ringan hingga berat, seperti perilaku kompulsif dan kecanduan. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL