love 7LiputanIslam.com — Sebagaimana kaum lelaki, kaum wanita juga ingin dihormati. Selain itu, mereka juga ingin tampil berwibawa di hadapan suami maupun orang lain. Dirinya akan merasa tertekan atau dilecehkan apabila dihina, berbeda halnya jika ia dihargai – akan membuatnya merasa bermanfaat bagi kehidupan keluarganya. Wanita akan merasa berbahagia tatkala dirinya dihormati, dan akan bersedih ketika dilecehkan.

Wahai tuan yang terhormat! Istri Anda berharap Anda lebih menghormati dirinya ketimbang orang lain. Harapannya ini jelas dibenarkan karena Anda adalah teman hidup dan peghibur terbaik bagi hatinya. Sepanjang hari dirinya bekerja demi kesenangan anak- anak Anda. Salahkah jika kemudian dia menganggap dirinya pantas dihormati?

Menghormatinya tidak akan mengurangi kewibawaan Anda. Bahkan sebaliknya, kian mengukuhkan kesetiaan dan kecintaan Anda kepadanya, sekaligus sebagai tanda terima kasih.

Tentu tidak ada salahnya kalau Anda berbicara secara santun kepadanya. Janganlah Anda menggunakan kata -kata yang tidak senonoh ketika berbincang dengannya. Janganlah berteriak ketika memanggilnya. Usahakanlah tidak memotong pembicaraannya. Sebaiknya sebelum memulai perbincangan, ucapkanlah salam terlebih dahulu sebelum istri Anda mengucapkannya. Kalau dirinya hendak keluar rumah, antarkanlah sampai ke depan pintu. Begitu pula saat dirinya hendak bepergian jauh. Perlihatkanlah kecintaan Anda. Kalau Anda mampu, belikanlah hadiah kepadanya di hari ulang tahunnya. Hormatilah istri Anda di hadapan orang banyak dan janganlah mengejeknya meskipun maksudnya bercanda.

Alkisah, seorang perempuan berusia 3 tahun dengan langkah mantap dan tenang mendatangi pengadilan. Namun setelah mengajukan tuntutan cerai pada suaminya, dengan muka merah padam, ia berkata;

“Pernikahan saya sudah berusia hampir 12 tahun. Ia adalah lelaki yang baik dan memiliki banyak kebaikan. Namun ia tidak pernah mau mengerti bahwa saya adalah istrinya dan ibu dari anak-anaknya. Suami saya mengira bahwa sebuah pertemuan hanya menjadi tempat bermain dan bercanda belaka. Ia selalu mengejek saya di hadapan teman-teman dan kerabatnya.

Akibatnya, mereka juga ikut-ikutan mengejek dan menghina saya. Saya sudah terlalu letih dan sangat bersedih dengan ejekan tersebut. Saya pergi berobat ke psikiater untuk mendapatkan bantuan jalan keluar dari keadaan ini, namun saya sudah tidak sanggup lagi menanggungnya.

Sudah ribuan kali saya meminta kepada suami saya agar dia memahami persoalan ini dan sangat berharap dirinya tidak lagi mengejek , menghina, dan mempermainkan saya di depan umum. Namun ia sama sekali tidak mengindahkannya. Bahkan, sejak itu ia justru menjadi lebih sering menghina dan mengejek saya sampai melampaui batas-batas norma dan etika. Sejak kecil, saya bukan termasuk orang yang suka bercanda dan menjatuhkan harga diri orang lain. Karenanya, saya tidak mampu menanggung kelakuan suami saya yang sudah melampaui batas. Tatkala merasa bahwa perkataan dan harapan saya padanya  tidak lagi berarti, saya tidak bisa lagi bersabar terhadap hinaannya. Karena itu, saya memutuskan untuk bercerai dengannya.”

Tuan yang terhormat! Seorang istri tidak mungkin dibandingkan dengan pembantu. Ia tidak datang ke rumah Anda sebagai tawanan atau budak. Dirinya juga manusia merdeka yang datang dengan maksud bersama sama Anda membangun mahlighai kehidupan bahagia. Ia pasti mengharapkan apa yang Anda harapkan, bahwa Anda ingin dirinya menghormati Anda, begitu pula sebaliknya, ia ingin Anda menghormatinya. Karena itu perlakukanlah dirinya sebagaimana perlakuan yang Anda inginkan darinya.

Rasulullah Saw bersabda; “Ketahuilah, barangsiapa menghormati saudara muslimnya, ia telah menghormati Allah Swt”

Dalam hadits lain beliau bersabda; “Seseorang mustahil menghormati orang lain kecuali orang tersebut mulia dan tidak ada yang menghinanya kecuali orang hina.”

Kembali Rasulullah Saw menyabdakan; “Ketahuilah, barang siapa yang menghina keluarganya, maka kebahagiaan akan dicabut darinya.”

 

Dikutip dari buku Hak Suami dan Istri, karya Prof Ibrahim Amini. (LiputanIslam.com/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL