Jakarta, LiputanIslam.com–Minggu terakhir bulan Ramadhan, sudah banyak orang yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Buat Anda yang hendak mudik dengan menggunakan pesawat terbang dan membawa anak balita, ini mungkin akan menjadi pengalaman yang tak selalu menyenangkan buat si kecil, terutama yang belum pernah naik pesawat. Apalagi bila perjalanan cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu.

Anak pasti bingung kenapa harus duduk berlama-lama di tempat yang sempit. Kabar baiknya, tak semua kekhawatiran orang tua sebelum berangkat menjadi kenyataan. Pasalnya, banyak anak yang bisa bersikap baik di dalam kabin, tidak rewel dan menangis keras.

Bila anak sudah banyak mengeluh, sebaiknya Anda meminta maaf dan pengertian pada penumpang yang duduk berdekatan. Seperti dilansir askdrmanny.com, sebenarnya ada beberapa cara agar anak tetap tenang selama bepergian dengan pesawat terbang. Beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua adalah:

  1. Pilih tempat duduk yang cocok
    Setiap orang tentu senang bila kondisi pesawat tak terlalu penuh. Jadi Anda bisa memilih kursi yang di sekitarnya kosong. Kalau bisa, hindari hari-hari padat orang bepergian seperti akhir pekan. Namun di musim mudik Idul Fitri, hal tersebut sulit diwujudkan. Karena itu, ada baiknya Anda memilih tempat duduk dekat gang agar lebih mudah berdiri dan berjalan-jalan bila anak rewel. Buat yang membawa anak di bawah 2 tahun, biasanya si kecil akan dipangku selama perjalanan dan sudah pasti hal itu cukup melelahkan, meski lebih hemat.
  2. Siapkan semua perlengkapan
    Jangan lupa membawa popok dan tisu basah yang cukup. Bila perjalanan cukup lama, bawa pula permainan agar si kecil tidak bosan, misalnya mainan atau buku cerita bergambar. Siapkan juga selimut dan baju hangat karena kondisi di kabin yang dingin. Nyaris tak ada makanan di pesawat yang cocok untuk balita sehingga Anda perlu membawa makanan, camilan, dan minuman sendiri untuk si kecil.
  3. Hindari mabuk udara
    Mungkin si kecil tak pernah mabuk bila bepergian dengan mobil. Tapi di pesawat, kondisi bisa berbeda dan bukan tak mungkin anak merasa mual, terutama saat tinggal landas dan mendarat atau bila terjadi turbulensi. Kondisi akan semakin parah bila anak dalam kondisi lapar. Jadi, cobalah memberinya makanan ringan sebelum terbang. Siapkan juga obat antimabuk yang akan membuatnya mengantuk, tapi bukan obat bebas untuk orang dewasa yang bisa dibeli bebas melainkan obat dari dokter anak.
  4. Waspadai telinga sakit
    Banyak orang tua yang khawatir akan perubahan tekanan di dalam pesawat yang akan membuat telinga si kecil sakit. Namun kekhawatiran itu sering tidak beralasan karena anak-anak tidak mengalami masalah ketika pesawat tinggal landas atau mendarat. Orang dewasa biasanya mengunyah permen karet atau permen kenyal untuk mengurangi rasa sakit itu. Untuk anak, bisa diberikan botol minum dengan dot atau hanya dot. Bila anak masih minum Air Susu Ibu, bisa juga ia disusui ketika waktu mendarat atau tinggal landas. Bila anak sedang flu, beri ia decongestantsebelum terbang karena akan mengurangi tekanan di telinga.  (ra/tempo)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*