anak menangisLiputanIslam.com—Secara umum ada 3 tipe anak balita, yaitu anak yang pendiam dan cederung penakut, anak yang manis dan menurut, dan tipe ketiga, tipe rewel sekaligus ceriwis.

Menghadapi anak tipe ketiga ini, yaitu anak yang hobi rewel, ortu perlu bersikap ekstra sabar dan kalem. Menurut Alice Sterling Honig, Ph.D., penulis Secure Relationships: Nurturing Infant-Toddler Attachments in Early Care Settings, anak-anak yang suka rewel, moody, atau gampang ngambek punya perasaan dan respon yang lebih peka dibanding anak lain.

Mereka juga tertawa lebih keras dan suka protes. Karena batas kesabaran mereka rendah, mereka jadi lebih mudah tantrum. Anak-anak ini menunjukkan tingkat aktivitas tinggi dan selalu bergerak. Mereka mungkin tidak mau tidur siang ketika anak-anak lain seusianya tidur siang. Begitupun ketika harus beradaptasi dengan orang dan situasi baru, hal itu benar-benar bisa merupakan perjuangan ekstra.

Menghadapi anak seperti ini, cobalah untuk lebih fleksibel. Kalau ia sedang asyik menyelesaikan puzzle-nya, jangan menghentikan kegiatannya untuk tidur siang. Bisa-bisa ia malah jadi tantrum. Berikan pula ruang gerak yang lebih leluasa untuknya, agar ia bisa berlari-larian ke sana kemari.Anak sering rewel merupakan hal yang wajar dan paling sering ditemui di lingkungan sekitar kita. Bahkan anak-anak kita pun biasa merasa rewel dan tidak bisa diatur. Sebenarnya, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan pendekatan kasih sayang bagi mereka.

Pendekatan kasih sayang ini dianggap sebagai salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan untuk mendapatkan anak yang penurut, tidak bandel, dan tentunya tidak rewel lagi. Berikut adalah cara jitu yang dapat dicoba untuk menghadapi anak yang rewel setiap waktu, antara lain ialah :

1. Anak sering rewel bisa dikarenakan dia tidak nyaman dengan kondisi dirinya. Misalnya, pada bayi kecil, bisa jadi ia rewel karena popoknya basah, merasa panas, maupun dingin. Anak yang lebih besar mungkin rewel karena ada rasa tidak nyaman dalam dirinya. Ortu perlu mencari tahu alasan rewel anak dan berusaha menyelesaikan persoalan tersebut.

2. Anak yang sering rewel dapat diatasi dengan memperdengarkan kaset dan musik klasik yang dapat membantunya untuk lebih rileks. Hal ini dikarenakan banyak bayi dan balita yang akan lebih tenang ketika diperdengarkan lagu klasik. Selain itu, penting juga mengajarkan doa-doa dan surat-surat pendek Al Quran untuk memberikan efek ketenangan syaraf anak.

3. Anak sering rewel sangat mungkin karena ingin mendapatkan perhatian orang tua. Karena itu cobalah mencurahkan perhatian total padanya, disertai membacakan dongeng, bermain, dan aktivitas lain yang menyenangkannya.

Yang terpenting adalah sikap tenang orang tua. Jangan panik saat menghadapi anak yang rewel. Cobalah berlapang hati, berempati, dan mencari berbagai cara untuk membuatnya tenang. Bayi dan balita perlu dididik dengan menggunakan didikan dan pola kasih sayang sehingga dapat membantunya untuk tumbuh dewasa dengan bahagia dan damai. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL