foto: dotuku.com

foto: dotuku.com

LiputanIslam.com — Bagaimana cara menghadapi anak yang lambat bicara? Berikut ini adalah tanya jawab Bunda Lia di Depok bersama Ayah Eddy, seorang pengajar dan motivator yang konsen di bidang parenting.

Pertanyaan

Assalamualaikum Wr Wb.
Saya mau konsultasi Ayah Eddy.
Anak saya termasuk anak yang lambat bicara, sudah saya terapi tapi malah menangis tiap kali pertemuan. Akhirnya sementara terapinya saya hentikan karena suami juga setuju. Anak saya mengerti apa yang dikatakan orang tuanyanya, paham dengan perintah orang tuanya dan bisa beinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Bagaimana cara menanganinya, Ayah? Terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

Lia, Depok.

Jawaban Ayah Eddy

Wa’alaikumsalam Wr Wb.

Bu Lia yang baik hati,

Banyak sekali para orang tua yang datang pada kami mengeluhkan anaknya yang katanya lambat bicara. Ada juga beberapa murid play group kami yang mengalami hal serupa, banyak orang tua yang panik di buatnya sehingga dengan serta merta banyak melakukan berbagai terapi yang pada akhirnya justru membuat anaknya stress.

Bu Lia yang baik, langkah pertama adalah kita tidak perlu panik, karena kita dan anak kita terlahir sebagai spesies yang dapat bicara, jadi kelak pasti dia bisa bicara asalkan dia terus berada pada lingkungan yang juga berbicara. Sementara kapan mereka mulai bisa bicara dan lancar setiap anak akan berbeda-beda satu dengan lainya dan tidak ada yang sama persis.

Kecenderungan orang tua yang selalu membandingkan kemampuan anaknya dengan anak orang lain yang se-usialah yang telah menyebabkan seoalah-olah anak kita selalu penuh dengan kekurangan. Oleh karena itu jangan biasakan membanding-bandingkan anak kita dengan anak lainnya, karena setiap anak terlahir unik tidak ada yang sama. Dan jauh lebih baik bertanya pada orang-orang yang ibu anggap kompeten.

Mengapa seorang anak ada yang lebih cepat bicara dan anak lainya lebih lambat bicara? Perlu kami jelaskan bahwa dahulu kala pada saat ilmu pengetahun belum menemukan perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan manusia maka setiap anak yang terlambat bicara dinyatakan bermasalah (delay speech) dan perlu segera diterapi.

Namun sejak Prof. Roger Sperry (pemenang hadiah Nobel) berhasil menemukan perbedaan fungsi antara otak kiri dan otak kanan manusia maka mulailah terkuak misteri mengapa ada anak yang lebih cepat atau lebih lambat bicara.

Otak kiri manusia memiliki fungsi utama untuk menganalisis, logika dan berbahasa, sementara otak kanan memiliki fungsi utama seni dan kreatifitas. Jadi jika seorang anak cepat bicara artinya perkembangan otak kirinya lebih dominan dari pada otak kanannya dan begitu juga sebaliknya.

Apakah anak yang lebih dominan perkembangan otak kanannya ini merupakan kelainan dan perlu di terapi? Menurut pengalaman kami selama lebih dari 8 tahun dan berbagai referensi yang kami pelajari ternyata semuanya adalah proses yang alamiah saja. Apa bila seorang anak lebih dominan perkembangan otak kanannya biasanya yang lebih dahulu berkembang adalah kemampuan seni, kemampuan spasial ruang yakni kemampuan menggambar 3 dimensi dan kemampuan mengingat secara detail kejadian lokasi dan hal lainnya.

Menurut catatan sejarah tokoh-tokoh jenius seperti Sir Isac Newton, Albert Einstein, Da Vinci, Steven Spielberg, Jendral George Patton, Michael Schumacher, Bob Sadino, Martha Tilaar dan banyak tokoh dunia lainya juga mengalami keterlambatan bicara pada masa kanak-kanaknya.

Selama anak ibu berada di lingkungan orang-orang yang berbicara maka ia lambat laun akan pandai berbicara, dan apa bila ibu ingin anak ibu lebih cepat terstimulasi kemampuan berbicaranya maka biasanya kami menganjurkan para para orang tua agar mencarikan teman sebaya yang suka bicara untuk teman bermainya, karena biasanya child learn from child better. Anak lebih cepat belajar dari teman sebayanya ketimbang di berikan terapi yang membuatnya justru malah stress. (ba)

Disunting dari tulisan Komunitas Ayah Eddy

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL