memasak,LiputanIslam.com — Selama ini, memasak dianggap merupakan sebuah rutinitas yang lazim dilakukan oleh kaum perempuan, terutama yang telah berkeluarga. Kebersihan dan kesehatan makanan lebih terjamin jika kita memasak sendiri. Namun siapa sangka, jika memasak bisa menjadi salah satu kegiatan yang bisa mengurangi stress dan depresi.

Psikolog Klinis, Ratih Andjayani Ibrahim, sering menyarankan beberapa kliennya yang mengalami gangguan emosional untuk melakukan terapi sederhana di rumah, yakni memasak dan menyajikan masakan di rumah untuk keluarga.

Menurutnya, memasak dan disajikan untuk orang terdekat adalah kegiatan yang bersifat terapeutik, dimana seseorang bisa melatih kesabarannya, ketekunannya, kepekaannya dan dedikasi.

“Suatu kegiatan yang dilakukan dengan passion sudah pasti bersifat terapeutik karena akan terasa menyenangkan. Jadi, kegiatan seperti ini bagus bagi yang mengalami gangguan emosional, seperti kesepian, depresi, korban broken home dan sebagainya,” tutur Ratih, seperti dilansir Beritasatu, 7 April 2015.

Ratih biasanya menyarankan pasiennya untuk memulai dari resep yang sederhana. Karena ia percaya semua yang dimulai dari sesuatu yang mudah kedepannya akan terasa lebih mudah.

“Saya pasti menyarankan mereka memilih menu sendiri, kemudian belanja juga memberi pengalaman atau tantangan tersendiri. Prosesnya juga harus dinikmati, jangan membentuk persepsi hasilnya akan tidak enak,” imbuhnya.

Memasak dan mencoba berbagai resep masakan memberikan ruang untuk mengasah kreativitas. Menghasilkan sebuah hidangan yang lezat membutuhkan kemampuan dalam mengolah bahan-bahan makanan menjadi sesuatu yang baru yang bisa disantap. Dengan sering-sering memasak, berarti tanpa disadari, kita tengan melatih kreativitas.

Agar efeknya lebih maksimal, pasien yang kesepian dan depresi biasanya disarankan melakukan kegiatan memasak bersama orang terdekat. Saat masak bersama itulah mereka akan bekerjasama, sehingga menciptakan ikatan yang kuat.

“Apalagi kalau hasilnya disukai, emosinya akan turun, ada rasa bangga, kepercayaan diri akan mucul. Kalau self-esteem bagus, tentu emosinya akan stabil,” tandas Ratih.

Jadi, apakah Anda siap untuk memasak hari ini? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL