foto: http://www.lifehack.org/

foto: http://www.lifehack.org/

LiputanIslam.com — Lizzie Velasquez, gadis berusia 24 tahun ini lahir dengan kondisi yang sangat langka, tubuhnya tidak mampu menyimpan lemak, sehingga ia menjadi sangat kurus. Bukan hanya kurus, ia juga menderita kebutaan pada salah satu matanya.

Pada tahun 2012, seseorang yang iseng telah menyebarkan video tentang Lizzie di YouTube, dan menyebut dia sebagai wanita terjelek di dunia. Video berdurasi delapan detik itu, telah ditonton oleh lebih dari 4 juta kali, dan ribuan komentar yang menyakitkan pun bermunculan.

Apakah Lizzie lantas putus asa? Ternyata tidak. Alih-alih meratapi nasibnya yang menjadi cemoohan, ia justru bangkit dan menunjukkan kepada dunia arti kecantikan yang sebenarnya. Berikut ini, beberapa hal yang bisa kita pelajari dari gadis tegar ini, seperti dikutip dari lifehack.org;

Pertama, hal-hal buruk sering terjadi pada orang baik. Kasus seperti ini telah acapkali terjadi. Dimana banyak orang-orang baik, yang tidak melakukan kejahatan, namun menerima perlakuan buruk dari orang lain.

Dalam kasus Lizzie, ia dicemooh di dunia maya padahal ia tidak melakukan kejahatan apapun. Ia hanya kurang beruntung terlahir dengan kondisi tubuh yang berbeda. Apakah perbuatan mereka perlu dibalas? Tentu tidak.

Dan sadarilah, ketika kita menerima perlakuan buruk, diremehkan, dikucilkan, atau dibully, padahal kita tidak melakukan sesuatu yang merugikan mereka, itu semua bukanlah karena kita tak berharga. Lizzie menyatakan, “You are worth more than what people say or think of you. Anda lebih berharga, daripada apa yang orang-orang katakan dan pikirkan tentang Anda.”

Kedua, bangkitlah, saat kita mulai ragu terhadap diri sendiri. Ketika kita menerima perlakuan buruk dari orang lain, mungkin saja kita akan bertanya-tanya pada diri sendiri, seperti; “Dimana letak kesalahan saya?” “Kenapa saya harus mengalami ini semua?” “Apakah saya orang jahat?” “Haruskah saya menghukum diri saya sendiri?”. Jika dalam benak kita telah berkelebat pikiran-pikiran semacam itu, hentikan segera dan sadarlah, sebelum keraguan terhadap diri sendiri menjadi kenyataan.

Lizzie tidak menyalahkan dirinya sendiri. Ia menyadari sepenuhnya, tidak ada kesalahan yang ia lakukan. Sekali lagi, ia hanya kurang beruntung.

Ketiga, cara kita menilai diri sendiri sangat penting. Kadang kita selalu membandingkan diri sendiri dengan gadis-gadis cantik lainnya di luar sana. Ada rasa khawatir, jika ternyata kita tidak selangsing, atau semenawan mereka. Dalam kasus Lizzie, dengan segala kekurangan yang dimilikinya, ia tetap bertahan, percaya diri, dan tidak merendahkan dirinya sendiri.

Membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, hanya akan membuat kita menjadi pribadi yang kurang bersyukur, selalu merasa kurang, dan berpenyakit hati seperti iri dan dengki. Mau seperti itu? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL