alumuiunJakarta, LiputanIslam.com–Kertas aluminium sering dipakai untuk pembungkus makanan. Selain praktis, apakah aluminium aman untuk kesehatan?

Kertas tipis terbuat dari bahan aluminium ini dijual dalam bentuk gulungan. Umum dipakai di perkotaan sebagai penutup dan pembungkus makanan. Tak jarang dipanggang atau dikukus bersama makanan.

Ghada Bassioni dari Ain Shams University Cairo meneliti tentang bahaya menggunakan aluminium foil. “Kandungan aluminium yang masuk kedalam makanan selama proses masak sudah melebihi batas yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)”, ujarnya seperti dilansir timesofindia (18/7).

Menurut Bassioni, penelitian ini hanya berlaku untuk aluminium foil karena di peralatan masak lainnya yang menggunakan bahan baku aluminium mempunyai lapisan logam-logam lain yang mencegah aluminium terserap oleh masakan.

Beberapa penelitian lainnya juga menyebutkan penyerapan aluminium dalam jumlah besar dapat menghambat pertumbuhan sel-sel otak. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa aluminium berbahaya bagi orang dengan penyakit tulang. Bahkan para ilmuwan di seluruh dunia kini sedang mencoba mengaitkan dengan kandungan alumunium tinggi di dalam otak penderita Alzheimer.

Alzheimer adalah sindrom yang menyebabkan sel sel saraf otak mati, sehingga sinyal-sinyal otak sulit tertransmisikan dengan baik. Alzheimer menyebabkan orang mudah lupa bahkan dalam hal melakukan kegiatan yang sudah sering dilakukannya.

Sebelum aluminium foil digunakan, pembungkus makanan tin foil atau kertas timah lebih dahulu dikenal. Namun banyak orang-orang yang protes karena penggunaan tin foil membuat rasa dan bau makanannya seperti timah.

Jika memang peneliti lain dapat membuktikan temuan Bassioni tentang bahaya aluminium foil, bukan tidak mungkin orang harus berpindah ke bahan lain. Seperti daun pisang atau plastik. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL