Olahraga sehat

olahraga hambat stroke

LiputanIslam.com — Stroke merupakan suatu penyakit yang dapat mengubah hidup seseorang. Apalagi bila terjadi pada wanita. Sebab, saat sudah terkena stroke, kualitas hidup seorang wanita maupun pria akan menurun. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mencegah terjadinya penyakit yang satu ini. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko stroke adalah dengan melakukan olahraga minimal dua jam per minggu.

Menurut penelitian yang terdapat dalam jurnal American Academy of Neurology, tahun 2014 Anda dapat mengurangi risiko terjadinya stroke dengan mewaspadai faktor risiko yang dapat dikontrol. Gaya hidup sehat menjadi salah satu faktor yang penting untuk menghindari cacat dan kematian akibat stroke, begitupun dengan serangan jantung. Penelitian yang dilakukan oleh Karolinska Institutet, Swedia, menemukan bahwa ada lima faktor yang dapat membentuk gaya hidup sehat, yaitu diet sehat, membatasi konsumsi alkohol, tidak merokok, beraktivitas fisik dan indeks masa tubuh yang sehat.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh Albert Einstein College of Medicine, New York, menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi kalium memiliki risiko yang lebih rendah untuk terserang stroke. Namun, sayangnya masih banyak wanita yang mengonsumsi kalium lebih sedikit dari jumlah yang disarankan. Terdapat beberapa cara lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga jantung dan pembuluh darah tetap sehat. Seperti:

1. Kontrol Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar terjadinya stroke, baik bagi wanita maupun pria. Menurut Harvard’s Women Health Watch, sebaiknya Anda mengontrol tekanan darah untuk tetap berada di bawah angka 120 per 80. Hal ini bisa didapatkan dengan mengurangi asupan garam, mengikuti diet yang sehat dan perbanyak konsumsi makanan sumber serat.

2. Perbanyak olahraga
Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan tentu saja stroke. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke pada tahun 2012 menemukan bahwa olahraga minimal empat kali seminggu dapat mengurangi risiko stroke. Anda bisa melakukan olahraga apapun asalkan sesuai dengan kemampuan Anda. Bila perlu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum memulai olahraga agar Anda mendapatkan manfaat yang makasimal.

3. Jangan konsumsi alkohol
Semakin sedikit Anda mengonsumsi alkohol maka semakin kecil pula risiko penyakit stroke menghinggapi Anda. Ganti minuman Anda dengan air putih minimal 8 gelas per hari. Anda juga bisa mengonsumsi jus buah segar tanpa tambahan gula.

4. Konsumsi aspirin
American Heart Association merekomendasikan bagi Anda yang memiliki risiko tinggi serangan jantung sebaiknya mengonsumsi aspirin dengan dosis rendah. Aspirin dapat mencegah penggumpalan darah. Hal ini dapat mencegah terjadinya serangan jantung dan stroke. Konsultasikan pada dokter untuk jumlah dosis yang disarankan. (ba/beritasatu)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL