verasquefotos.blogspot.com

verasquefotos.blogspot.com

LiputanIslam.com — Kartun Masha and The Bear yang ditayangkan di salah satu televisi swasta, tengah naik daun dan  sering menjadi perbincangan. Pasalnya, cerita dalam film kartun yang berasal dari negeri beruang merah itu dianggap memiliki nilai-nilai moral yang baik.

Masha, adalah seorang gadis kecil yang lucu dan bermata indah. Hanya saja, ia teramat jahil dan senang menganggu. Ia diasuh oleh beruang besar, yang penyabar dan tenang. Kendati Masha selalu menganggunya, si beruang, walau kesal, ia tidak pernah sampai menyakiti Masha.

Oleh Ayah Eddy, seorang parenting terkemuka, mengungkapkan bahwa film kartun ini adalah film kartun parenting terbaik yang pernah ada. Film ini dianggap bisa menjadi “alat bantu” dalam usaha melatih diri menjadi lebih sabar dalam menghadapi anak-anak. Berikut kutipannya:

“Jika kita ingin berlatih bersabar sekarang ada alat bantunya, saya tanpa sadar banyak sekali terbantu untuk menjadi lebih sabar, dan lebih sabar,  saat melihat dan menghayati sebuah film yang sungguh luar biasa. Menurut saya ini adalah sebuah film parenting terbaik bagi para orang tua, untuk belajar bersabar dengan membandingkan kita dengan seekor beruang.

Bagaimana seekor beruang bisa begitu bersabar mendidik dan mengasuh seorang anak manusia yang menurut saya benar-benar menguji kesabaran beruang. Waaah….terbayang ya rasanya jika kita yang berada di posisi beruang tersebut ? Kira-kira bisakah kita sesabar itu ?

Saya suka sekali film ini, karena dikemas sangat sederhana penuh humor dan kelucuan tapi sesungguhnya banyak sekali pelajaran berharga tentang parenting dan kesabaran,   bagi kita yang pandai mengambil hikmahnya.

Dan saya yakin sebagian besar orang tua tahu film apa yang saya maksudkan bukan ? Film tersebut berasal dari Rusia, sebuah negara yang selama ini di gambarkan oleh orang-orang Barat sangat menakutkan bagi kebanyakan orang, namun ternyata memiliki sense of parenting yang sangat bagus sekali untuk mengajarkan pada para orang tua tentang arti kesabaran dan kreatifitas anak.

Mari kita terus belajar dan belajar terus, mulai dari buaian hingga liang lahat. Agar kita bisa mewariskan pola asuh dan karakter yang baik bagi anak dan cucu kita dimasa depan.” (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL