Jakarta, LiputanIslam.com—Lebaran tahun ini tak terasa sudah semakin dekat. Banyak dari kita menyambut momen ini dengan berbelanja. Sebab, tradisi di negara kita adalah ketika lebaran atau hari raya idul fitri, kita pulang kampung, saling silaturahim, menyiapkan pakaian baru dan rumah dengan tampilan baru.

Karena itu, seringkali uang kita mengalir seperti air di masa-masa lebaran ini, sehingga pasca lebaran tak sedikit yang kebingungan karena persediaan uang sudah menepis. Kebingungan lain yang muncul adalah bingung dalam mengalokasikan uang belanja lebaran berhubung harga-harga notabene naik menjelang Ramadhan. Namun, jangan bingung! Anda bisa membaca 5 tips berbelanja hemat menjelang lebaran berikut ini.

 

  1. Buat daftar budgeting belanja menjelang Ramadhan

Ini adalah hal paling penting dan mungkin jarang kita lakukan, yaitu membuat daftar belanja menjelang lebaran, buat list kebutuhan kita dan alokasikan berapa anggarannya. Banyak diantara kita yang belanja ke tempat perbelanjaan tanpa membuat terlebih dahulu apa-apa saja yang akan dibeli. Ini tentu membuat kita sering “kalap” di tempat perbelanjaan apalagi kalau sudah bertemu dengan program diskon gede-gedean. Alhasil malah kita membeli hal yang sebenarnya tidak kita butuhkan sementara hal penting yang dibutuhkan belum terbeli.

 

  1. Bedakan mana yang menjadi kebutuhan dan hanya sekedar keinginan

Yang kedua adalah kita mesti pintar membedakan mana yang menjadi kebutuhan (benar-benar penting) dan mana yang hanya sekedar keinginan semata. Tak sedikit kita malah terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membeli hal yang sebenar-benarnya kita tidak membutuhkannya atau sekedar keinginan.

 

  1. Buat budgeting anggaran untuk THR atau pemberian berupa parcel untuk karyawan maupun saudara

Buat budgeting untuk THR atau mungkin bagi-bagi amplop untuk karyawan (jika memiliki karyawan) atau untuk saudara. List berapa jumlah yang akan mendapatkan amplopnya dan buat budgetingnya masing-masing akan mendapat berapa.

 

  1. Sederhanakan menu makanan dan perkakas rumah tangga.

Tak dipungkiri pengeluaran terbesar disaat menjelang lebaran ada pada makanan yang terkadang kita membeli terlalu banyak alhasil banyak yang mubazir dan juga perkakas rumah tangga yang membelinya terlalu berlebihan padahal tidak dibutuhkan

 

  1. Selalu sesuaikan pengeluaran dengan pemasukan dan hindari berhutang.

Ini yang perlu menjadi catatan penting bagi kita semua, selalu mengukur pengeluaran sesuai dengan kemampuan pemasukan keuangan kita. Tidak perlu terpengaruh oleh gengsi ingin beli ini dan itu. Hindari berhutang untuk membeli kebutuhan-kebutuhan yang memang kita belum mampu membelinya. Baik itu hutang lansung maupun hutang kredit. Ramadhan adalah bulan penyucian, kita kembali fitrah dan bersih jangan sampai dibulan selesai Ramadhan malah kita dipusingkan oleh tumpukan hutang.

Semoga bermanfaat! (ra/elmina.id)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*