stop-rokokLiputanIslam.com — Nikotin yang terkandung dalam rokok membuat seseorang sulit untuk berhenti dari kebiasaan merokok. Menurut para pakar, kecanduan nikotin sejatinya adalah penyakit, sehingga harus disembuhkan. Ada berbagai cara yang diklaim mampu menyembuhkan seorang perokok, atau minimal mengurangi kecanduannya terhadap nikotin yaitu;

1. Hipnoterapi

Hipnoterapi menjadi salah satu cara yang digunakan untuk berhenti merokok. Biasanya program hipnoterapi diberikan oleh dokter jiwa atau terapis terlatih. Fungsinya adalah membuat pasien untuk tidak lagi tertarik dengan rokok.

Salah satu terapis yang cukup sukses adalah Fuad Baradja, yang kini aktif memberikan seminar dan terapi bagi pasien yang ingin berhenti merokok.

2. Permen Karet Nikotin

Permen karet nikotin merupakan salah satu medis terapi berhenti merokok yang sudah disetujui oleh Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat. Fungsi permen karet ini adalah menyuplai nikotin ke otak perokok namun dengan dosis yang lebih kecil.

“Terapi ini bertujuan untuk mengurangi dampak kecanduan nikotin pada perokok. Kalau merokok yang masuk ke tubuh kan nikotin beserta 4.000 bahan kimia beracun. Kalau pakai permen karet nikotin, kadar nikotinnya lebih kecil, tapi bebas dari zat-zat kimia lain,” ungkap dr Tribowo Ginting, SpKJ dari Klinik Berhenti Merokok, RSUP Persahabatan.

Slash, gitaris kenamaan mantan personil band Guns and Roses, merupakan salah satu pengguna permen karet nikotin. Ia mengaku sudah berhenti merokok sejak 5 tahun lalu dan kini tetap aktif mengonsumsi permen karet nikotin.

3. Koyo Nikotin

Sama halnya dengan permen karet nikotin, koyo nikotin (nicotine patch) merupakan terapi medis untuk berhenti merokok yang sudah disetujui oleh FDA Amerika. Prinsip kerjanya mirip dengan permen karet nikotin, hanya saja penggunaannya mirip koyo karena ditempel di kulit.

“Nicotine patch atau koyo nikotin prinsipnya sama seperti permen karet nikotin. Jadi bagi perokok yang sudah kecanduan nikotin dapat memasukkan nikotin ke tubuh tanpa harus merokok. Penggunaannya mirip koyo, ditempel nanti nikotin masuk ke tubuh melalui pori-pori kulit,” ungkap dr Tribowo Tuahta Ginting, SpKJ dari Klinik Berhenti Merokok RSUP Persahabatan Jakarta.

4. Kopi Jamu

Kopi yang satu ini sebenarnya diproduksi di Malaysia, namun sudah banyak ditemui di toko-toko herbal di Indonesia. Keberadaan kopi ini di Indonesia juga telah dicatat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

Herbal yang terkandung dalam kopi banyak disebutkan oleh para penjualnya, termasuk penjual di internet. Ketujuh herbal tersebut adalah tongkat ali (Eurycoma Longifolia), teja lawang (Cinnamomuminers), tebu gajah (Albizzia myriophylla), mata pelanduk (Ardisia crispa), mengkudu hutan (Moronda eliptica), halban (Vitex pubescen), dan larak hutan (Polyalthia hypoleuca).

Meskipun dalam kemasan hanya disebutkan khasiat kopi dapat memelihara kesehatan dan menyegarkan badan, banyak penjual mengklaim kopi dapat menyembuhkan berbagai penyakit salah satunya kecanduan zat adiktif. Menurut salah satu penjual kopi tersebut dari daerah Bekasi, Feisha Medlar, kopi yang dimaksud tidak seperti kopi biasa yang bisa mengakibatkan ketergantungan. Kandungan herbal yang ada di dalam kopi dapat menetralisir efek racun dari kopi atau rokok pada tubuh seseorang.

4. Akupunktur

Berbeda dengan kopi jamu yang tidak diketahui standar ilmiahnya, akupunktur merupakan salah satu cabang terapi medis yang sudah teruji ilmiah. Ada dua tipe umum akpunktur kedokteran di zaman modern ini, yakni akpunktur tradisional yang menggunakan jarum dan akupunktur laser.

Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa terapi akupunktur menggunakan laser cukup berhasil menghentikan kebiasaan merokok. Dari 258 orang perokok, 55 persen berhenti merokok setelah diterapi sedangkan yang tidak diterapi hanya 4 persen yang berhenti merokok. (ba/detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL