Oleh dr Joserizal Jurnalis

JOSERIZAL-JURNALIS2Tidak bisa dipungkiri empat kata di atas menarik banyak orang utk mempelajarinya. Peristiwa Arab Spring yang membuat Libya, Iraq dan Syria luluh lantak, mencengangkan banyak orang.

Awalnya orang percaya bahwa Arab spring adalah kebangkitan demokrasi di dunia Arab. Dan dari awal pula saya mengatakan bahwa demokrasi hanya jargon saja utk rencana besar.

Bagi sebagian orang, Arab Spring adalah kesempatan menegakkan syariah dan khilafah, dan dari awal juga saya katakan bahwa apakah mungkin menegakkan syariah dan khilafah dengan berjalan beriringan bersama AS dan NATO.

Apalagi beberapa tokoh pendukung Zionis terlibat langsung turun ke lapangan mengendalikan Arab Spring ini, seperti Bernard Henri-Levi, Basma Kadmani, Jenderal Vallely dan John McCain. Belum lagi beberapa senator AS yang turun ke Libya dan juga Cameroon serta Sarkozy datang setelah Qaddafi berhasil mereka bunuh.

Yang menarik lagi adalah beberapa ulama sangat getol mendukung Arab Spring ini, seperti Syaikh Yusuf Qardawi dan Al-Arifi. Tapi tidak sedikit pula ulama yg mengingatkan akan terjadi konflik internal umat Islam dan Arab Spring ini adalah permainan Zionis seperti As-Syahid Syaikh Said Ramadhan Al-Buthi, Syaikh Nabil Naim (petinggi Al Qaeda, satu generasi dg Ayman Az-Zawahiri yg merupakan Amir Al Qaeda saat ini). Ramadhan Al-Buthi harus meregang nyawa diserang dengan bom bunuh diri saat mengajar di mesjid di Damaskus Syria.

Dan selama Arab Spring ini, banyak berita-berita dan foto-foto palsu dibuat untuk menjelekkan lawan.

Dan yang lebih parah kedua hal tersebut digunakan utk menarik PBB utk memberikan legitimasi penyerangan terhadap suatu negara seperti yg terjadi di Afghanistan dg 9/11 nya, Iraq dg isu senjata nuklir dan kimia nya. Hal ini juga digunakan di Libya dan PBB melegitimasinya.

Cuma di Syria yang tidak berhasil mereka gunakan apa yg disebut Humanitarian Crises For War Conditioning. Kenapa? Karena kedok mereka dibongkar banyak orang. Contoh yg paling spektakular adalah Houla Massacre dan East Ghouta Chemical Weapon Attack

Yang paling berbahaya adalah permainan isu sektarian yg dimainkan dalam Arab Spring ini yaitu konflik Sunni vs Syiah. Di Syria dan Iraq serta Yaman hal ini menjadi barang dagangan yg berbahaya yg telah menimbulkan korban ratusan ribu manusia.
Isu ini juga menjalar ke luar Timur Tengah termasuk ke Indonesia.

Tentu banyak orang akan berpikir, ada apa ini? Sehingga orang mulai menggali-gali literatur. Bertemulah istilah-istilah yg memang menarik banyak orang yaitu Wahabi, Takfiri dan Khawarij, Wallahu’alam

*Sumber FB Joserizal Jurnalis, 24 April 2015

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL