Oleh Ahmad Saikhu

sutrah_halangHadis yang menyebutkan bahwa perempuan, keledai dan anjing dapat memutuskan shalat jika ia melintas di hadapan seseorang yang sedang shalat merupakan salah satu hadis yang tetap hangat diperbincangkan hingga sekarang. Hadis ini oleh para pemikir feminis dipandang sebagai hadis misoginis dan diskriminatif.

Sejauh pengetahuan penulis, hadis-hadis tentang terputusnya shalat karena melintasnya anjing, keledai dan wanita dalam al-kutub al-tis’ah jumlahnya sangat banyak, yakni sekitar 34 hadis. Di dalam kitab Sahih Bukhari terdapat 2 buah, SahihMuslim 4 buah, Sunan al-Tirmiżī 2 buah, Sunan Abū Dawud 3 buah, Sunan al-Nasa’i 2 buah, Sunan Ibn Majah sebanyak 5 buah, Sunan al-Darimī 1 buah, dan dalam Musnad Ahmad bin Hanbal sebanyak 15 buah.

Dalam Şahīh Muslim, salah satu redaksi hadis menyebutkan bahwa shalat seseorang akan terputus (يَقْطَعُ) bila melintas di depannya seorang wanita, seekor keledai, dan anjing. Bunyi redaksi hadis tersebut adalah:

و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الْمَخْزُومِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ وَهُوَ ابْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَصَمِّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ الْأَصَمِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْطَعُ الصَّلَاةَ الْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ وَالْكَلْبُ وَيَقِي ذَلِكَ مِثْلُ مُؤْخِرَةِ الرَّحْلِ

Dari Abu Hurairah. Ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Dapat memutuskan salat, yaitu wanita, keledai, dan anjing. Dan tinggallah hal itu seperti seukuran ekor kendaraan.”

Redaksi yang bunyinya sama dengan hadis riwayat Muslim ini juga terdapat pada hadis riwayat Ibn Majah nomor 940 dan Ahmad ibn Hanbal nomor 9126 dan 7642. Dari segi sanad, para periwayat hadis ini tidak ada yang dinilai cacat (jarh) oleh para ulama’ ahli hadis. Kesemua periwayatnya dinilai positif (ta’dil). Oleh karena itu, dari segi sanad hadis ini dapat diterima.

Ketiadaan penilaian negatif terhadap para periwayat oleh para ulama’ hadis juga terjadi pada hadis yang diriwayatkan melalui sahabat ‘Abdillah ibn Mugaffal. Keseluruhan periwayat hadis ini, sejauh analisa penulis, tidak ada ulama’ yang men-jarh-nya. Kesemuanya dinilai siqah (kredibel).

Isi dari hadis Mugaffal ini persis sama dengan yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Yang mana dikatakan bahwa akan terputus (يَقْطَعُ) shalat seseorang bila melintas di depannya seorang wanita, seekor keledai, dan anjing. Keberadaan hadis ini bisa ditemukan pada kitab Sunan Ibn Majah dengan nomor hadis 941 dan Musnad Ahmad bin Hanbal nomor hadis 19663. bunyi redaksi hadis yang terdapat pada Musnad Ahmad bin Hanbal adalah:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقْطَعُ الصَّلَاةَ الْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ وَالْكَلْبُ

Dari Abdillah ibn Mugaffal, dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Dapat memutuskan salat, yaitu perempuan, keledai dan anjing”.

Sedangkan pada hadis lain, yang diriwayatkan melalui sahabat Ibn ‘Abbas yang terdapat dalam Sunan Abu Dawud dengan sedikit perbedaan redaksi, disebutkan bahwa yang memutus shalat adalah perempuan yang haid dan anjing. Sedangkan keledai tidak disebutkan.

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ زَيْدٍ يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَفَعَهُ شُعْبَةُ قَالَ يَقْطَعُ الصَّلَاةَ الْمَرْأَةُ الْحَائِضُ وَالْكَلْبُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَقَفَهُ سَعِيدٌ وَهِشَامٌ وَهَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ

Dari Ibn Abbas dan dimarfu’kan oleh Syu’bah (bahwa) ia berkata: “Dapat memutuskan salat, yaitu perempuan yang haid dan anjing. Abu Dawud berkata (bahwa) Sa’id, Hisyam dan Hammam mencegahnya dari Qatadah, dari Jabir ibn Zaid atas Ibn ‘Abbas.

Namun pada riwayat Ibn Majah, masih melalui sahabat Ibn ‘Abbas ditambahkan dengan anjing hitam.

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقْطَعُ الصَّلَاةَ الْكَلْبُ الْأَسْوَدُ وَالْمَرْأَةُ الْحَائِضُ

Dari Ibn Abbas, Dari Rasulullah saw. Beliau bersabda: “Dapat memutuskan salat, yaitu anjing hitam dan wanita yang haid”.

Dari aspek sanad, para periwayat hadis yang melalui jalur sahabat Ibn Abbas ini juga tidak ada yang cacat (jarh) di mata para ulama’ hadis. Oleh karena itu, sebagaimana hadis-hadis yang lain sebelumnya, hadis Ibn Abbas ini juga dapat diterima dari aspek sanad atau rangkaian perawinya.

Meskipun dari aspek sanad hadis ini dapat dipertanggung jawabkan, bukan berarti bahwa hadis ini dapat begitu saja diterima dengan tanpa reserve. Seperti diketahui bahwa dalam studi hadis selain aspek sanad, aspek matan hadis pun juga perlu diteliti. Jadi, meskipun dari aspek sanad suatu hadis dinilai shahih, tidak menutup kemungkinan dari aspek matannya tidak demikian. (hd/liputanislam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL