kemajemukan-bangsaMakhluk multidimensi, itulah gambaran utuh tentang manusia. Sebagai mikrokosmos, manusia menampung seluruh potensi makrokosmos, yang bila teraktual secara hakiki, maka dirinya menjadi makhluk utama yang mengendalikan jagat raya ini. Inilah manusia sempurna (insan kamil/ perfect man) yang menjadi citra Tuhan di bumi.

Jadi, sebagai pribadi, untuk membentuk diri yang seutuhnya, mungkin saja seorang individu melakukan imitasi dari apa yang dialami atau, lebih jauh lagi, dia akan berinovasi sendiri, tenggelam dalam imajinasi. Dalam hal ini manusia membutuhkan model sejati untuk mengaktualkan seluruh potensinya dalam beragam dimensinya. Di samping itu, manusia membutuhkan tujuan sebagai arah kesempurnaan dirinya.

Begitu pula, tidak mungkin kita membangun masyarakat, bangsa dan negara tanpa lebih dulu membangun manusianya. Artinya, membangun masyarakat berperadaban setidaknya didahului dengan membangun manusia berperadaban pula. Peradaban, kata Mahatma Gandhi (1988: 127), bukanlah sesuatu yang menghendaki dilipatgandakannya segala kebutuhan, melainkan menghendaki pembatasan segala kebutuhan dengan sengaja dan sukarela. Hanya dengan cara demikian akan dapat dibina kebahagiaan dan kepuasan sejati, yang akan dapat meningkatkan kemampuan kita untuk berbakti.

Untuk merajut dimensi utuh manusia dapat dimulai dari tiga hal yakni sistem berpikir, sistem berkeyakinan dan sistem bertindak. Sistem berpikir memberikan manusia pengetahuan-pengetahuan tentang dirinya, tentang semesta dan Tuhannya. Sistem berkeyakinan memandu manusia untuk memiliki motivasi yang suci dengan jalan keimanan dan ketakwaan. Sedangkan sistem bertindak mesti dipandu kedua hal tersebut agar melahirkan perilaku yang harmonis dan moralis, menampilkan perilaku baik dan terhindar dari perilaku buruk.

Begitu pula, sistem berpikir atau pengetahuan menunjukkan jalan untuk mewujudkan dan memungkinkan manusia membentuk masa depan sesuai dengan kehendaknya. Sedangkan, keyakinan membimbing manusia bagaimana seharusnya mereka membangun diri dan masa depan sehingga mereka dapat memelihara diri dan masyarakatnya. Keyakinan akan membimbing kehendak manusia ke arah solusi yang benar, membebaskannya dari monopoli kecenderungan-kecenderungan material serta melepaskan manusia dari kungkungan bakat-bakat personal dan material. Keyakinan akan membimbing manusia ke arah sikap-sikap spiritual insani. Nyatalah bahwa keyakinan adalah kekuatan dominan yang mengatur manusia dan kehendaknya, membimbing ke arah kebenaran dan moralitas.

Pengetahuan, di pihak lain, ada di bawah kendali kehendak. Ia diterapkan pada alam menurut kuasa seseorang. Tetapi, tata krama dalam menerapkannya tidak ada kaitannya sama sekali dengan pengetahuannya itu sendiri, melainkan bergantung kepada jenis manusia yang memanfaatkannya. Mereka dapat menjarah alam untuk menyejahterakan seluruh manusia atau untuk keuntungan segelintir manusia. Singkatnya, dapat dikatakan bahwa keyakinan akan membentuk manusia dan, pada gilirannya, manusia membentuk dunia dengan pengetahuan yang dimilikinya. Jadi, baik manusia maupun dunia akan sejahtera jika ilmu pengetahuan dan keyakinan dikawinkan dalam kehidupan manusia.

Dengan demikian, hanya manusialah makhluk yang melalui hukum-hukum penciptaan, dikarunia kemampuan masa depan seperti yang mereka kehendaki. Manusia sejak lahir ke dunia membentuk dirinya dengan karateristik-karaktristik, kebiasaan, dan bentukan etis yang bertahap menuju kesempurnaan yang lebih tinggi. Inilah mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk yang mampu mengupayakan apa yang ia kehendaki yang memungkinkannya menjadi unik sesuai pilihannya. Begitu pula Manusia mampu menaklukkan alam semesta serta bebas pula memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan mereka melalui pengetahuan ilmiah yang mereka miliki. Mereka mampu membangun diri dan menentukan masa depan mereka atas dasar kuasa membentuk-diri yang ada dalam diri mereka. Semua mazhab moralitas, agama, dan doktrin pendidikan dimaksudkan untuk membimbing manusia ke arah pembentukan semacam ini. (hd/liputanislam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL