Teheran,LiputanIslam.com-Menteri Luar Negeri Iran menyatakan, negaranya tidak terkejut dengan statemen Donald Trump terkait kesepakatan nuklir (JCPOA). Mohammad Javad Zarif menegaskan, pernyataan Trump tidak bakal membuat Iran putus asa.

“Selama empat dekade terakhir, Amerika kerap melakukan hal-hal semacam ini. Banyak presiden Amerika yang mengawali tugas mereka dengan melontarkan statemen tak bertanggung jawab seperti ini. Namun, pada akhirnya mereka menyesalinya,”kata Zarif dalam wawancara dengan stasiun CBS.

Menurut Zarif, jika Amerika keluar dari JCPOA, tidak ada lagi pihak yang bersedia melakukan perundingan jangka panjang dengan mereka. “Sebab, mulai sekarang, komitmen Amerika (dengan sebuah perjanjian internasional) hanya berlaku selama masa jabatan presidennya,”lanjut Zarif.

Menlu Iran ini menuturkan, sejak Trump menjadi presiden, Amerika keluar dari semua perjanjian internasional, mulai dari NAFTA, kerjasama transpasifik, dan UNESCO. Zarif berkata,“Amerika keluar dari segalanya, sampai-sampai seorang pemikir Amerika mengatakan,’doktrin politik luar negeri Amerika adalah keluar (dari perjanjian).’”

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Iran akan keluar dari JCPOA, Zarif menjawab bahwa negaranya tidak akan menjadi pihak pertama yang keluar dari kesepakatan ini.

“Tentu dengan syarat jika kepentingan ekonomi kami masih terjaga. Jika tidak, maka jelas situasinya akan berubah,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL