Teheran,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Republik Islam Iran kembali menanggapi langkah pemerintah AS baru-baru ini. Javad Zarif menyatakan, upaya AS untuk menghidupkan kembali kelompok-kelompok teroris tak akan terwujud.

Zarif melalui akun Twitter-nya mem-posting laporan-laporan media terkait dukungan AS, Israel, dan Saudi terhadap al-Qaeda serta ISIS. Dia juga mengunggah cuitan:”Para pecundang perang di kawasan tak akan bisa menghapus sejarah. Dijadikannya IRGC sebagai target tak akan membangkitkan ISIS dan (Jabhat) al-Nusra, yang merupakan ciptaan (para pecundang perang ini).”

“Tuan dan Nyonya, permainan sudah berakhir. Kini tiba saatnya bagi kalian untuk menghadapi kenyataan. Semua pilihan kalian keliru dan mengorbankan pihak lain tak akan mengobati (kegagalan) kalian,”lanjutnya.

Pada hari Senin (8/4) lalu, kemenlu AS mengumumkan akan mencantumkan IRGC dalam daftar teroris. Para pakar AS sendiri melayangkan peringatan terkait keputusan ini. Menurut mereka, Washington justru membahayakan tentara mereka sendiri di Timteng dengan adanya kebijakan ini.

Menanggapi langkah Gedung Putih, Iran membalas dengan mencantumkan komando pusat tentara AS di kawasan Timteng dalam daftar hitam teroris. Komando pusat AS ini berperan besar dalam dukungan untuk kelompok teroris di wilayah Iran dan Suriah. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*