Teheran,LiputanIslam.com-Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran, menanggapi ‘pepesan kosong’ yang dilontarkan Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, baru-baru ini.

“Netanyahu bersandar pada sejarah palsu dan penyimpangan Taurat untuk menjual kebohongan rasis terkait sebuah bangsa, padahal bangsa ini (Iran/Persia) telah menyelamatkan kaum Yahudi tiga kali sepanjang sejarah,”ungkap Zarif dalam akun Twitter-nya.

Minggu (12/3) Zarif mengunggah cuitan ini untuk menjawab klaim Netanyahu dalam kunjungannya ke Rusia. Perdana Menteri Rezim Zionis mengklaim, bangsa Persia telah berupaya menghancurkan kaum Yahudi semenjak 2500 tahun lalu, tapi selalu gagal.

Dalam pesan ini, Zarif menyatakan,”Sekali lagi, Netanyahu tidak hanya menyelewengkan sejarah masa kini, tapi juga sejarah masa lalu, bahkan kitab suci Taurat. Sungguh memprihatinkan bahwa fanatisme dan rasisme telah mendorongnya menuduh sebuah bangsa yang telah tiga kali menyelamatkan kaum Yahudi.”

“Pertama, kitab Esther menceritakan bahwa Xerxes pernah menyelamatkan kaum Yahudi dari kejahatan Haman. Kedua, di masa Cyrus, raja Persia juga menyelamatkan Yahudi dari penawanan di Babylonia. Ketiga, di masa Perang Dunia II, bangsa Iran memberikan perlindungan kepada kaum Yahudi saat mereka dibantai di tanah Eropa,”papar Zarif. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL