Sanaa,LiputanIslam.com-Sebuah sumber di Kementerian Luar Negeri Yaman menolak proposal pengadaan kawasan aman bagi pengungsi. Dia menyatakan, proposal yang diajukan Saudi tanpa koordinasi dengan pejabat Yaman di Sanaa ini adalah pelanggaran kedaulatan negara ini.

Menurut berita yang dinukil kantor berita resmi Yaman, Saba, sumber ini mengatakan,”Proposal ini untuk menutupi justifikasi-justifikasi lemah Saudi di hadapan masyarakat internasional. Saudi mengajukan proposal ini bersamaan dengan kian masifnya agresi dan pemboman mereka di berbagai wilayah Yaman.”

“Agresi Saudi dan koalisinya semenjak 22 bulan lalu telah menelantarkan empat juta warga Yaman. Serangan mereka telah menimbulkan kerugian sebesar 180 milyar dolar,”tambah sumber ini.

Laporan ini menyebutkan, Kementerian Luar Negeri Yaman meminta pemerintahan baru Amerika untuk merevisi sikapnya terkait agresi Saudi serta mengevaluasi segala peristiwa yang telah terjadi. Amerika juga diminta menghentikan pemberian informasi intelijen dan bantuan logistik kepada Riyadh.

Menurut laporan ini, Saudi menyokong kelompok-kelompok teroris di Yaman guna mencegah terwujudnya solusi politik damai, juga menjustifikasi agresi mereka ke Yaman sebagai perang saudara. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL