Washington,LiputanIslam.com-Penulis buku “Fear: Trump in White House” mengaku, dia sama sekali tidak memiliki motif politis saat menulis buku tersebut. Bob Woodward menyatakan, dia hanya bermaksud menunjukkan Gedung Putih apa adanya.

Sebelum dipublikasikan, buku karya Woodward ini telah memicu kontroversi dan ketegangan di dalam Gedung Putih.

“Poin utama dalam buku ini adalah kita harus mengikuti pembahasan serius dan menangani masalah serius dalam suasana yang relevan,”ujar Woodward, mengomentari kritik putra Donald Trump terhadap bukunya.

Beberapa waktu lalu, Erick Trump menuduh buku ini penuh dengan seonggok ocehan anti-Semit.

Kegagalan yang dibarengi kemarahan dan kemurkaan disebut Woodward sebagai salah satu karakteristik Gedung Putih saat ini.

“Bukti menonjol karakteristik ini adalah proses pengambilan keputusan dan tindakan impulsif Presiden Trump dalam sebagian isu, di antaranya Korut, Afghanistan, dan Timur Tengah,”terang Woodward.

Terkait pembandingan kondisi saat ini dengan pemerintahan Richard Nixon, Woodward berkata, Nixon adalah seorang penjahat. Namun terkait dengan Trump, riset Robert Muller belum selesai dan kita harus menantinya.

Soal loyal tidaknya para pegawai Gedung Putih terhadap Trump, Woodward menilai, ada tiga kelompok di sana, yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*