NewYork,LiputanIslam.com-Menurut New York Times, pihak-pihak yang mencemaskan bahwa Saad Hariri ditekan atau bahkan ditahan oleh Saudi, baru akan tenang jika dia kembali ke Lebanon.

Hariri dalam wawancara televisi pada Minggu malam (12/11) mengaku, dia bebas untuk mondar mandir. Dia mengklaim meninggalkan Lebanon demi menjaga nyawanya dan bahwa ia akan segera kembali ke negaranya.

Wawancara ini adalah pernyataan terbuka pertama Hariri usai pengumuman pengunduran dirinya 3 November lalu. Menurut New York Times, wawancara ini masih menyisakan banyak pertanyaan; seperti apakah dia bisa bertindak secara bebas, apakah dia disandera Saudi, dan apakah dia ditekan Saudi untuk mengundurkan diri sebagai strategi untuk meningkatkan tekanan atas Iran.

Mereka yang bertanya-tanya soal kondisi Hariri, menurut NYT, mustahil bisa diyakinkan dengan wawancara tersebut. Alasannya, dia diwawancarai oleh stasiun televisi milik al-Mustaqbal, partai politik yang memihak Saudi. Pewawancara adalah Paula Yacoubian, yang tentunya mengikuti arahan Saudi.

Dalam wawancara tersebut, Hariri tidak memberi jawaban jelas alasan dia memilih Saudi sebagai tempat pengumuman pengunduran dirinya. Dia juga tidak menyampaikan detail lebih lanjut soal klaim konspirasi teror atas dirinya.

Hariri terlihat pucat dan letih saat diwawancarai. Dia juga kerap melihat ke sekitarnya, seolah dia memandang kepada orang lain dalam ruangan.

Hal yang kian memperkuat kecurigaan adalah, Hariri mengundurkan diri tepat di hari Muhammad bin Salman mengawasi penangkapan ratusan warga Saudi. Putra mahkota Saudi mengklaim, penangkapan ini dilakukan dalam rangka pembasmian korupsi. Namun para pengkritik berpendapat, penangkapan itu lebih mirip dengan ‘penyapuan bersih-bersih.’ (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL