Washington,LiputanIslam.com-Menlu AS menuduh Rusia terlibat dalam peracunan seorang agen ganda dan putrinya pada pekan lalu di London.

Sergei Skripal dahulu adalah perwira intelijen tentara Rusia. Pada tahun 2010 dia ditukar dengan mata-mata Rusia yang tertangkap di Barat. Skripal lalu meminta suaka dari Inggris.

Sebuah pengadilan Rusia pada tahun 2006 menuduh Skripal berkhianat. Dia dituding bekerjasama dengan MI6 saat mengabdi di militer Rusia.

Pekan lalu agen ganda ini ditemukan pingsan bersama putrinya di sebuah pusat perbelanjaan di Salsbury, Inggris. Menurut polisi, dua orang tersebut diracuni oleh bahan kimia misterius.

Saat ini, si ayah dan putrinya terbaring di rumah sakit. Mereka dikabarkan dalam kondisi gawat.

Associated Press melaporkan, Rex Tillerson menyatakan bahwa Rusia adalah dalang kejadian ini. Menurutnya, “Rusia pasti akan mendapat balasan.”

Menlu AS berkata, dia tidak tahu apakah pemerintah Rusia tahu peracunan ini atau tidak. Dia juga mengatakan, bisa saja racun ini berasal dari tempat selain Rusia. Tillerson mengklaim, bahan kimia itu sudah dikenal AS dan bukan bahan yang misterius.

Menlu AS tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk pembalasan yang akan diterima Moskow.

Pernyataan ini disampaikan Tillerson di hadapan wartawan saat ia hendak pulang dari Nigeria menuju Washington.

Sebelum ini, Theresa May, PM Inggris, juga menuduh Moskow terlibat dalam kejadian yang menimpa Skripal. Dia menuduh Moskow melakukan aksi ilegal untuk merongrong Britania Raya.

Kemenlu Rusia sendiri membantah tudingan May. Mereka mengatakan, ini adalah “sandiwara menggelikan” dan “serangan media provokatif.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*