NewYork,LiputanIslam.com-Mantan dubes Amerika di Aljazair dan Suriah dalam kolomnya menyatakan, permasalah Amerika adalah mereka tidak memahami dengan baik hubungan antara Iran dan Irak.

Menurut Robert Ford, menteri luar negeri Amerika, Rex Tillerson, berniat menyulut nasionalisme rakyat Irak untuk melawan Iran. Namun, alih-alih berhasil, dia justru merusak rencananya sendiri.

“Tillerson ingin agar orang-orang Irak melawan ‘tekanan Iran,’ dengan menyebut mereka sebagai etnis Arab. Tentu saja hal ini menyinggung etnis Kurdi dan minoritas lainnya,”tulis mantan pejabat senior kedutaan Amerika di Irak sejak 2004 hingga 2006 ini.

“Setelah semua peristiwa ini, tampaknya Washington memang benar-benar tidak memahami situasi. Bagi orang-orang Irak, problem utama yang menjerat mereka bukanlah intervensi Iran atau negara-negara lain di negeri mereka,”pungkas Ford. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL