Sanaa,LiputanIslam.com-Situs Rusia al-Youm melaporkan, Jenderal Joseph Votel mengatakan kepada Kongres AS,”Berdasarkan informasi, kami mengetahui bahwa operasi militer AS di Yaman telah menewaskan 4 hingga 12 warga sipil.”

Votel menyatakan dirinya siap bertanggung jawab atas kesalahan dalam operasi yang juga menewaskan seorang serdadu AS tersebut.

Menurut Votel, masalah ini telah diselidiki dengan tuntas dan tidak membutuhkan investigasi lebih lanjut.

29 Januari lalu, Komandan Pasukan Pusat AS ini mengumumkan bahwa satuannya telah menewaskan 14 elemen al-Qaeda di pulau al-Arab. Mereka mengaku memperoleh informasi bahwa kelompok ini berencana melakukan serangan teror di masa mendatang.

Operasi darat-udara di provinsi al-Baidha dilaksanakan atas instruksi presiden AS, Donald Trump.

Para pejabat Yaman menyatakan, operasi militer AS ini menewaskan 16 warga sipil dan 41 serdadu.

Terbunuhnya seorang serdadu AS dalam operasi ini memicu kritik terhadap Pentagon dan memaksa mereka melakukan investigasi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL