Teheran,LiputanIslam.com-Iran dikenal sangat memusuhi Israel. Pertanyaannya, bagaimana sikap Iran terhadap orang-orang Yahudi yang menetap di negaranya? Seperti apa kondisi warga Yahudi di negara yang, minimal sekali dalam setahun, mengutuk Israel pada Hari Quds?

Situs milik Rusia, Russia Today (RT), dalam laporannya menulis, Iran adalah salah satu negara dengan komunitas Yahudi terbesar di Timur Tengah. Warga Yahudi di Iran mencapai lebih dari 8700 orang. Kendati ada ketegangan antara Teheran-Tel Aviv, namun warga Yahudi di Iran mengaku, mereka merasa lebih aman di negara itu ketimbang di AS atau Eropa.

Kepala Komunitas Yahudi Iran menjelaskan, kelompoknya di Iran bisa menjalankan keyakinan dan ajaran mereka dengan leluasa.

“Mereka tidak berada di bawah tekanan sama sekali. Sinagog kami di Iran jauh lebih aman dibandingkan Amerika dan Eropa. Pemerintah Iran selalu memberi dukungan kepada kami,”kata Homayoun Sameye.

Menurut RT, terdapat 65 sinagog di Republik Islam Iran. Sebuah rumah sakit khusus Yahudi berkapasitas 100 ranjang juga telah dibangun di negara tersebut. Ada pula sebuah perpustakaan khusus dengan 20 ribu jilid buku yang diperuntukkan bagi warga Yahudi. Bahkan, di Teheran, terdapat sejumlah restoran yang menghidangkan makanan sesuai ajaran dan ketentuan khusus Yahudi.

Seorang anggota komunitas Yahudi berkata,”Kami adalah warga Iran dan menaati semua aturan di negara ini, termasuk kewajiban mengenakan hijab.”

Seyamak Morsadegh, wakil komunitas Yahudi di parlemen Iran, menyatakan bahwa ada persatuan terpendam antara Netanyahu dan gerakan anti-Semit. Menurutnya, Iran adalah negara tempat warga Yahudi merasakan keamanan dan kegembiraan.

“Kami bangga dengan status kami sebagai warga negara Iran. Saya tahu, pendapat ini bertentangan dengan ide Zionisme. Namun inilah kenyataannya,”kata Morsadegh.

Dia mengungkapkan, Israel menawarkan sejumlah uang kepada komunitas Yahudi Iran untuk pindah ke Palestina Pendudukan. Namun mereka memilih untuk tetap tinggal di Republik Islam Iran.

“Saya berpendapat, tindakan Netanyahu dan kabinetnya, juga orang-orang Israel, terhadap warga Palestina menyebabkan masalah besar bagi kaum Yahudi,”tandasnya. (af/yjc/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL