69450807-8113216621Islamabad, LiputanIslam.com- Menyusul ancaman bom diri dan aksi teror di hari-hari dukacita untuk Imam Husain as, warga Sunni kota Gilgit menyatakan kesediaan untuk mengawal rombongan belasungkawa Husaini.

Sikap warga Ahlussunnah ini adalah langkah besar dalam melawan upaya pemecahbelahan kelompok Sunni dan Syiah di Pakistan.

Terkait hal ini, seorang anggota Komunitas Ahlussunnah Gilgit berkata,”Ini adalah hal yang mesti kami lakukan. Insya Allah kami akan melaksanakannya.”

Shah Rais menambahkan,”Kami akan menghadiri majlis duka Imam Husain yang diadakan Syiah. Kami akan melakukan segalanya agar mereka bisa menyelenggarakan acara dengan aman.”

ABNA melaporkan, selain dibantu warga Sunni, tim keamanan dan relawan Syiah juga turut mengawal majlis-majlis duka untuk Imam Husain as.

Sumber-sumber keamanan Pakistan memberitakan kemungkinan aksi bom bunuh diri yang menargetkan kelompok Syiah. Mereka meminta langkah-langkah pengamanan ketat diberlakukan di semua tempat acara majlis duka.

Terkait masalah ini, salah satu perwira tinggi kepolisian Pakistan menyatakan,”Selama dua hari ini, kami telah berdialog dengan warga lima kawasan Syiah dan Sunni. Kedua belah pihak meyakinkan akan saling mendukung satu sama lain.”

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara warga Syiah dan Sunni Pakistan kian meningkat. Mereka telah menyingkirkan permusuhan antara kedua kelompok ini. Kesediaan warga Sunni untuk mengawal majlis-majlis Imam Husain as adalah pertanda baik persatuan dan solidaritas ini.(AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL