Paris,LiputanIslam.com-Penulisan nama Bashar al-Assad, presiden Suriah, di salah satu lembar suara pilpres Prancis menjadi viral di media-media sosial.

Dalam pilpres Prancis tahap kedua yang diikuti Emmanuel Macron dan Marine Le Pen, seorang pemilih mencoret nama Macron dan menggantinya dengan nama presiden Suriah. Dia menulis:”Bashar al-Assad untuk selamanya.”

Macron Menang di Pilpres Prancis

Menurut laporan AFP, Emmanuel Macron, politikus moderat Prancis memperoleh 65 persen suara dalam pemilihan presiden tahap kedua yang berlangsung Minggu (7/5). Rival Macron dari partai Front Nasional, Marine Le Pen, mendapatkan 35 persen suara para pemilih.

Dengan selisih suara sebanyak ini, bisa dipastikan bahwa Macron, bankir dan mantan menteri ekonomi Prancis, terpilih sebagai presiden mendatang negara kelahiran Napoleon tersebut.

Dalam tahap pertama yang berlangsung 23 April lalu, Macron yang mendukung Uni Eropa ini memperoleh 23,54 persen suara, sementara Le Pen 22,33 persen suara.

Macron berencana meneruskan kebijakan Francois Hollande, presiden Prancis saat ini, dalam meningkatkan hubungan dengan Uni Eropa.

Sebelum ini, sejumlah media yang bersandar pada data-data yang dihimpun tiga pusat polling pemilu Prancis memprediksi Macron akan keluar sebagai pemenang. Dalam prediksi ini disebutkan, Macron akan mengalahkan Le Pen, kandidat dari kelompok radikal kanan Prancis, dengan 60 hingga 64 persen suara. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL