NewYork,LiputanIslam.com-Wakil Saudi di PBB dalam wawancara dengan al-Arabiya menuduh Hizbullah Lebanon berusaha mengacaukan stabilitas Umat Islam. Abdullah al-Muallemi juga menegaskan, Saudi akan melawan Hizbullah di semua tempat dan menunjukkan semua aktivitas kelompok itu kepada masyarakat dunia.

Dalam satu bulan terakhir, koalisi Saudi melancarkan operasi militer besar-besaran guna menduduki pelabuhan Hudaydah di Yaman. Namun, seperti dinyatakan para analis dan media-media dunia, pihak agresor menderita kegagalan dan kerugian besar. Meski demikian, al-Muallemi mengklaim bahwa Saudi berusaha menguasai Hudaydah ‘dengan cara damai’ melalui dialog dan mediasi utusan PBB.

Diplomat Saudi ini menilai, Martin Griffits (wakil PBB untuk urusan Yaman) tidak begitu berhasil dalam mengatasi krisis. Al-Muallemi menuduh Ansharullah membuang-buang waktu dalam proses perundingan dengan Griffits.

Al-Muallemi dalam rapat Dewan Keamanan PBB, Selasa (10/7) lalu, membela kinerja koalisi Saudi dalam agresi ke Yaman. Dia mengklaim, koalisi Saudi dalam serangan ke Hudaydah telah berusaha ‘menahan diri dan berkomitmen dengan piagam serta hukum-hukum internasional.’

Saudi beserta 10 negara lain menggempur Yaman sejak 25 Maret 2015 lalu. Berdasarkan statistik resmi lembaga-lembaga internasional, hingga kini lebih dari 10 ribu warga sipil Yaman tewas akibat serangan udara koalisi, sementara ribuan lainnya juga terluka. Jutaan orang pun terancam bahaya kelaparan akibat agresi biadab ini. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*