NewYork,LiputanIslam.com-Kantor berita TASS melaporkan, terjadi perdebatan sengit antara Vasily Nebenzya dan Nikki Haley di rapat Dewan Keamanan PBB. Haley menyebut pemerintah Rusia sebagai “rezim” dan mengecam kebijakan Moskow terkait Ukraina.

Delegasi Rusia dan AS hadir dalam rapat DK PBB tentang tema “dukungan terhadap perdamaian internasional melalui piagam PBB.” Nebenzya dan Haley saling melontarkan tuduhan dalam perdebatan mereka.

Wakil AS mengklaim, rezim-rezim diktator di dunia seperti Iran, Korut, dan Suriah telah melanggar HAM, memicu kekerasan, dan menyulut konflik regional. Moskow juga disebut melakukan kebijakan serupa.

“Rusia menduduki Krimea dan mengacaukan kawasan timur Ukraina. Padahal hak kedaulatan tiap negara merupakan prinsip fundamental. Jika AS tidak mendukung prinsip ini, tak ada yang memberi pelajaran kepada rezim-rezim seperti Kim, Assad, dan Putin. DK PBB bertugas melindungi tiap negara dari ancaman seperti ini,”ujar Haley.

Nebenzya membalas dengan mengatakan bahwa tidak ada rezim di Rusia. Menurutnya, yang ada adalah presiden dan pemerintah yang dipilih rakyat.

“Saya berharap para wakil AS di masa depan menjaga prinsip dasar diplomatik. Suriah juga memiliki pemerintahan sah, baik AS menyukainya atau tidak,”tandasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*