Sana’a,LiputanIslam.com—Dewan Pendanaan Anak PBB di Yaman mengatakan bahwa wabah kolera yang merusak Yaman kini semakin menyebar. Tercatat lebih dari 124.000 kasus yang sudah terjadi sejauh ini, dan setengahnya dialami oleh anak-anak.

“Wabah kolera yang terjadi di Yaman semakin menyebar dengan kecepatan yang luar biasa. Lebih dari 124.000 kasus telah tercatat, dan hampir separuhnya telah menimpa anak-anak,” ucap Meritxell Relano, seperti yang dilaporkan Sputnik pada Selasa (13/6).

Relano menekankan bahwa berbagai rumah sakit yang tersedia sudah berjuang keras untuk menyediakan pengobatan yang tepat kepada pasien kolera terus membengkak. Jumlah rumah sakit yang ada di Yaman memang sangat terbatas.

“Wabah kolera di Yaman semakin membengkak, sementara unit kesehatan banyak yang hancur akibat konflik yang terjadi di Yaman. Rumah sakit dan pusat perawatan yang tersedia terus berjuang untuk mengatasi banyaknya jumlah pasien yang berdatangan dari seluruh penjuru negeri. Obat-obatan dan cairan itravena habis dalam sekejap,” ucap Relano.

UNICEF menekankan bahwa meskipun mereka mendapatkan tantangan yang luar biasa, para petugas kesehatan tersebut terus berupaya keras untuk bekerja, bahkan tanpa mendapatkan gaji sepeser pun selama beberapa bulan.

Organisasi tersebut menekankan perlunya mengatasi krisis yang sedang berlangsung secara cepat. Jika tidak, krisis ini akan terus mengintai kehidupan anak-anak.

Kantor PBB bidang Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa situasi di Yaman sebagai “krisis kemanusiaan terbesar di dunia,” dengan 18,8 juta orang yang sedang membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 10,3 juta orang yang memerlukan bantuan sesegera mungkin untuk menyelamatkan atau mempertahankan kehidupan mereka. (fd/Fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL