Sana’a,LiputanIslam.com—Wabah kolera yang sedang melanda Yaman, kini semakin berbahaya. Bahkan, nyawa pun bisa melayang hanya karena meminum air yang tidak steril.

Reuters melaporkan pada Kamis (27/7) bahwa Sekitar 2.000 telah menjadi korban wabah penyakit yang terburuk dalam sejarah modern ini. Sementara itu, WHO melaporkan bahwa lebih dari 400.000 orang telah terjangkit penyakit ini.

Kolera merupakan penyakit yang tersebar melalui makanan dan minuman yang tidak steril. Penyakit ini juga bisa membunuh manusia, jika tidak ditangani secara baik.

Di negara-negara maju, penyakit ini telah diberantas dengan cara memperbaiki sistem sanitasi dan pengolahan air.

Namun perang saudara di Yaman, yang dipelopori oleh aliansi militer pimpinan Saudi melawan pasukan Houthi, telah menyebabkan kerusakan di negara ini. Sehingga krisis seperti wabah kolera pun akan sangat sulit untuk diatasi.

Bau busuk yang menyengat serta tumpukan sampah menjadi pemandangan umum di ibukota Yaman, Sana’a. Hingga saat ini, pemerintah tengah berjuang untuk membendung penyebaran penyakit tersebut.

Pompa untuk membersihkan persediaan air tidak dapat digunakan karena tidak adanya bahan bakar. Sementara itu, para petugas bekerja tanpa gaji. Baru-baru ini, militer Saudi justru mencegah masuknya bantuan bahan bakar ke pelabuhan Hudaydah, Yaman.

Yaman, negara tandus yang dipenuhi pegunungan, sedang kehabisan cadangan air. Hal ini akan menyebabkan 28 juta warga Yaman berhadapan dengan masalah lainnya.

Langkanya air bersih telah memaksa para penduduk antri untuk mengisi jerigen-jerigen mereka dengan air. PBB memperkirakan bahwa di Yaman, seorang anak berusia di bawah lima tahun meninggal setiap sepuluh menit karena kolera. Dua juta orang telah mengungsi akibat pertempuran yang terus berlangsung. Tak hanya itu, fasilitas kesehatan yang bisa berfungsi secara normal hanya 50 persen dari total keseluruhan. (fd/Reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL