Teheran,LiputanIslam.com-Ali Velayati, mantan Menlu Iran, memberi tanggapannya atas sesumbar-sesumbar Donald Trump akhir-akhir ini. Dia berkata,”Kami tak terlalu peduli terhadap orang yang hanya asal bicara.”

Trump dalam salah satu tweet terakhirnya menulis,”Kami menghabiskan biaya 3 trilyun dolar di Irak, tapi Iran yang mendapat keuntungan darinya. Iran harus dihadang.”

Ketua Pusat Riset Strategis Dewan Kemaslahatan Iran ini menambahkan,”AS menghabiskan biaya sebesar ini, tapi merugikan bangsa Irak milyaran dolar. Mereka membuat bangsa Irak harus menanggung dua perang destruktif.”

“AS berbohong bahwa mereka menargetkan Saddam, sebab dahulu mereka yang mendukungnya,”ungkap Velayati.

Menurut Velayati, AS telah menghancurkan semua infrastruktur penting Irak seperti pabrik, jalan, dan jembatan. Padahal pembangunan semua itu telah menelan ratusan milyar dolar. Dia berkata,”Kini banyak kota-kota di Irak yang hanya menikmati listrik beberapa jam saja dalam sehari semalam. Padahal, kondisi infrastruktur Irak jauh lebih baik sebelum agresi AS.”

Velayati menyatakan, rakyat Irak tak pernah mengundang AS datang ke negeri mereka. Jadi, AS menghabiskan biaya karena intervensi mereka sendiri. “Seharusnya rakyat Irak yang berhak menuntut ganti rugi dari AS atas semua kesengsaraan mereka,”ujarnya. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL