Sanaa,LiputanIslam.com-Utusan khusus PBB untuk Yaman menegaskan tekadnya untuk memulai kembali perundingan di negeri tersebut.

Martin Griffiths dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Jazeera mengatakan, ia berharap agar bandara Sanaa bisa dibuka kembali pekan depan.

‘Saya akan berusaha untuk memulai kembali perundingan antara pihak-pihak konflik pada pekan-pekan mendatang. Perundingan akan diadakan di Eropa, tapi bukan di Jenewa,”jelas Griffiths.

“Sejumlah orang mengatakan, Ansharullah tidak serius untuk melakukan perundingan. Tuduhan ini tidak benar,”sambungnya.

Menurutnya, Ansharullah harus diberi kesempatan lagi agar bisa berpartisipasi dalam perundingan.

Ansharullah dituding tidak serius untuk berunding, terutama perundingan di Jenewa, ibukota Swiss. Padahal, pihak koalisi Saudi yang menghalang-halangi keberangkatan delegasi Ansharullah ke Swiss.

Beberapa waktu lalu, koalisi Saudi (yang menutup bandara Sanaa) mencegah pesawat milik PBB mendarat di bandara tersebut. Padahal pesawat itu dikirim untuk mengangkut delegasi Ansharullah ke Jenewa untuk melakukan perundingan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*