Riyadh,LiputanIslam.com—Berbagai kelompok HAM telah meminta pemerintah Saudi untuk membebaskan seluruh aktivis yang ditangkap karena menyuarakan perjuangan atas hak-hak kaum perempuan di Saudi.

Perjuangan para aktivis perempuan di Saudi untuk memperjuangkan hak-hak yang lebih baik untuk kaum perempuan masih jauh dari kata akhir. Rezim tersebut masih merasa berat untuk melepas kebiasaan “jahiliyah” berupa pengungkungan terhadap kaum perempuan dan menjauhkan mereka dari arena publik.

Pada Jum’at kemarin (25/5), empat orang aktivis akhirnya dibebaskan oleh pemerintah setelah puluhan aktivis ditangkap oleh pemerintah Saudi Minggu lalu atas tuduhan mengganggu stabilitas umum. Pemerintah Saudi merasa terancam dengan teriakan para aktivis perempuan itu yang menuntut pemerintah segera memberikan hak-hak yang seharusnya untuk mereka.

“Para Aktivis itu tengah berusaha mengganggu keamanan dan stabilitas di wilayah kerajaan,” ucap otoritas Arab Saudi.

Penangkapan terhadap para aktivis perempuan itu dilakukan sebulan sebelum akhirnya larangan mengendarai mobil itu dicabut oleh pemerintah Saudi.

Namun sikap semena-mena Arab Saudi itu mendapatkan tantangan dari berbagai pihak, termasuk Amnesti Internasional. Samah Hadid, Direktur Amnesti Internasional, meminta otoritas Arab Saudi segera membebaskan para pembela HAM yang ditangkap.

“Gelombang tekanan pemerintah Saudi harus segera berakhir. Penangkapan mereka benar-benar tidak adil,” ucapnya. (fd/DW)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*