Tehran,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, rencananya akan melakukan kunjungan ke Iran untuk memperkuat hubungan ekonomi antar kedua negara di tengah gencarnya sangsi ekonomi yang dijatuhkan AS kepada Iran.

Iran adalah penyuplai energi ketiga terbesar ke Jepang, setelah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Nilai perdagangan antar kedua negara ini diperkirakan lebih dari 11 milyar dolar.

Meski begitu, Amerika tetap berupaya meminta Jepang agar memutus akses impor minyak Iran ke negara itu. Hal ini dilakukan Amerika sebagai langkah nyata sanksi ekonomi yang ia berikan kepada Iran, setelah AS menyatakan diri keluar dari perjanjian nuklir Iran (JCPOA).

Minggu ini, Amerika berencana untuk melakukan negosiasi dengan Jepang dan momohon agar permintaan tersebut segera dipenuhi. Namun, Takashi Yamada, Direktur perminyakan di Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menolak untuk mengomentari hal ini secara langsung.

Hanya saja, Yamada sempat menyampaikan komentarnya pada konferensi bulanan yang digelar pada pagi hari ini (23/6) bahwa kemungkinan adanya pemutusan impor minyak Iran, karena sulitnya akses pembayaran pada level internasional.

“Seiring dengan sanksi terbaru yang dijatuhkan AS kepada Iran, institusi keuangan di AS jadi tidak bisa beroperasi,” ucapnya. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*