Gaza,LiputanIslam.com-Kantor berita Xinhua melaporkan, kendati AS menyatakan penghentian bantuan untuk UNRWA, lembaga ini tetap menegaskan untuk melanjutkan dukungan dan sokongannya kepada para pengungsi Palestina.

Komisaris UNRWA, Pierre Krahenbuhl, dalam surat terbuka kepada pengungsi Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Lebanon, dan Suriah menyatakan,”Kami tak akan membiarkan kalian sendirian. Kedudukan kalian tak ternilai harganya.”

“Keputusan salah satu negara anggota (AS) terkait penghentian bantuan, tak akan mengubah semangat dan energi dalam menunaikan tanggung jawab terhadap pengungsi Palestina, juga tak akan berpengaruh negatif atasnya. Justru keputusan ini kian memperkuat tekad kami,”sambungnya.

Pemerintah AS pada 31 Agustus lalu mengumumkan penghentian bantuan dana untuk UNRWA. Kemenlu AS berdalih, kinerja keuangan lembaga ini tidak memuaskan.

Krahenbuhl sendiri mengutarakan keprihatinan mendalamnya atas keputusan Washington tersebut. Dia secara terbuka membantah alasan Washington menghentikan bantuan untuk lembaganya. Krahenbuhl menegaskan, keputusan AS dijatuhkan atas persekutuan terkuat dan tersukses dalam bidang kemanusiaan.

Kondisi finansial UNRWA sendiri sedang dilanda krisis. Meski mendapat bantuan dari sejumlah negara Arab di Teluk Persia, lembaga ini membutuhkan suntikan dana lebih dari 200 juta dolar untuk mengatasi krisis keuangan yang dihadapinya tahun ini. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*