New York,LiputanIslam.com-UNICEF mengecam keras sebuah perusahaan asal Amerika yang memperjualbelikan ASI ibu-ibu miskin Kamboja. Badan internasional ini menuntut agar komersialisasi ASI ini dihentikan.

Perusahaan Ambrosia Labs di negara bagian Utah membeli ASI wanita-wanita miskin Kamboja dan memperdagangkannya di Amerika.

Perusahaan ini adalah bank ASI pertama di Amerika yang memasok ASI dari luar negeri. Perusahaan ini murni bersifat profit.

Konsumen ASI impor ini adalah ibu-ibu Amerika yang membelinya sebagai pelengkap asupan atau bahkan asupan utama bayi-bayi mereka.

ASI ini diekspor ke Amerika dalam bentuk beku, kemudian dipasteurisasi, lalu dijual seharga 20 dolar untuk per 147 ml. padahal, ASI-ASI ini dibeli dengan harga sangat murah dari wanita-wanita miskin Kamboja.

UNICEF menganggap para wanita Kamboja telah “disalahgunakan.” Menurut UNICEF, ASI-ASI ini lebih dbutuhkan di Kamboja, sebab negara ini termasuk negara termiskin di Asia Tenggara dan banyak bayi-bayi lokal yang memerlukannya.

Iman Morooka, jubir UNICEF, menyebut Ambrosia Labs hanya mencari keuntungan semata. “Seperti halnya darah, ASI adalah bagian dari tubuh yang dilarang untuk dikomersilkan,”kata Morooka.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Kamboja belum berkomentar tentang masalah ini.

Banyak anak-anak Kamboja yang mengalami gizi buruk. Mengkonsumsi ASI adalah salah satu faktor kunci untuk kesehatan mereka. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL