Ankara, LiputanIslam.com—Deputi Imigran PBB (UNHCR) mengumumkan pada Kamis (11/1) sebuah proyek baru untuk melindungi serta melayani para pengungsi (imigran) di Turki. Turki merupakan negara dengan jumlah imigran Suriah yang paling banyak.

“Proyek yang berlangsung selama 21 bulan ini didanai oleh Uni Eropa senilai 25 juta Euro,” ucap deputi UNHCR melalui pernyataannya.

“Tujuan utama proyek ini adalah untuk melindungi para imigran dan pencari suaka di Turki. Mereka yang datang akan diterima melalui pendaftaran, dukungan perlindungan, pemantauan, peningkatan komunikasi dengan masyarakat, serta penguatan di beberapa sektor lainnya,” tambahnya.

Hingga saat ini, Turki telah menampung sekitar tiga juga imigran asal suriah, lebih banyak dari pada negara-negara lainnya. (fd/aa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL