Manama,LiputanIslam.com-Senin (13/3), para ulama Bahrain mengeluarkan pernyataan yang berisikan dukungan terhadap Syekh Isa Qasim. Menurut mereka, mendukung beliau adalah sebuah kewajiban syar’i.

Dalam surat pernyataan ini disebutkan,”Bangsa yang teguh ini mampu mengatasi keadaan dalam situasi terberat dan tersulit apa pun…Keteguhan tekad bangsa ini dilawan (penguasa) dengan kekerasan.”

Seraya menyatakan bahwa saat ini, rakyat Bahrain sedang berada dalam “tahap perjuangan terberat melawan penguasa,” para ulama menegaskan,”Pada tahap ini, para penguasa zalim mengerahkan semua upaya untuk melenyapkan eksistensi kalian serta mengincar agama, mazhab, dan tempat rujukan kalian.”

“Kalian menghadapi sebuah pemerintah pengecut yang gemetar menyaksikan semangat kalian. Mereka berusaha menguji kesetiaan kalian dan tahu bahwa kalian tak akan gagal dalam ujian ini.”

Melalui pernyataan ini, para ulama Bahrain mengajak rakyat terus mendukung Syekh Isa Qasim dalam menghadapi rezim Al Khalifa.

Kementerian Bahrain mengklaim, Syekh Isa Qasim menggunakan posisinya sebagai ulama besar untuk “melayani kepentingan asing dan menyebarkan pertikaian sektarian. Namun Syekh Isa Qasim menolak tegas tuduhan ini.

Rezim Al Khalifa menuduh Syekh Isad dengan pencucian uang dan keikutsertaan dalam terorisme. Rezim ini lalu mencabut kewarganegaraan beliau pada 20 Juni 2016.

Selasa (14/3), Syekh Isa Qasim akan diadili bersamaan dengan peringatan hari tibanya pasukan Saudi dan Emirat untuk membantu polisi Bahrain meredam demonstrasi.

Kelompok-kelompok penentang pemerintah meliburkan sekolah dan universitas hari Selasa ini dan mengajak rakyat turun ke jalan untuk berunjuk rasa. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL